Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Seorang pria beristri asal Thailand, bernama Pu, menipu 12 wanita untuk berpacaran dan berhubungan intim.
Pria berusia 60 tahun itu menipu belasan wanita dengan membuat delapan akun Facebook, empat akun Instagram, dan tiga akun Line.
Dilansir Nextshark, Pu, yang diduga menargetkan ibu tunggal, mengaku sebagai direktur pelaksana sebuah perusahaan Jepang di Thailand.
Perselingkuhannya terungkap ketika salah satu wanita, Noo Ya, menulis di Facebook bagaimana Pu mengakhiri hubungan mereka.
Wanita 56 tahun itu mengatakan bahwa Pu mengaku telah menceraikan istrinya delapan tahun lalu dan ingin menjalin hubungan serius dengannya.
Noo Ya mengatakan, awalnya hubungan mereka berjalan baik. Akan tetapi, Pu selalu ingin merahasiakan hubungan mereka.
Postingan Facebook tersebut rupanya menarik perhatian wanita lain, yang rata-rata berusia 40-60 tahun. Mereka mengaku mengenal Pu dan memiliki pengalaman serupa dengan Noo Ya.
Ia mengatakan, sebelas wanita lain mulai berani menceritakan penipuan yang dilakukan Pu kepada mereka. 12 wanita itu kemudian kompak mendatangi pengacara bernama Ratchapon Sirisakhon pada 17 Juli 2022 di Provinsi Nonthaburi.
Namun, bukannya meminta bantuan hukum karena menjadi korban penipuan, para wanita itu justru meminta perlindungan hukum karena takut digugat oleh istri Pu.
Ia mengtakan, hukum Thailand mengizinkan istri sah pertama untuk menuntut mereka yang berselingkuh dengan suaminya, asalkan mereka tidak terikat ke dalam suatu hubungan.
Bahkan ada kasus seorang wanita dituntut membayar 500 ribu hingga 5 juta Baht atau sekitar Rp200 juta - Rp2 miliar karena ketahuan selingkuh dengan suami orang.
Noo Ya mengatakan ingin meminta maaf kepada istri Pu karena telah menjadi selingkuhan suaminya tanpa mengetahui pernikahan pria itu.
Di sisi lain, pengacara juga menyarankan para wanita itu untuk mengajukan keluhan terpisah terhadap Pu ke polisi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya