Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lepasliarkan King Kobra Raksasa Malah Dikejar, Auto Panik Lari Ngacir. (Foto: Video TikTok)
Dream - Ular menjadi ancaman bagi warga karena bisa atau racunnya sanggup membunuh manusia dalam waktu sekejap. Salah satu jenis hewan melata ini yang paling ditakuti masyarakat adalah king kobra.
Meski tidak menyemburkan bisa seperti kobra, gigitan king kobra sama berbahayanya dengan ular yang biasa disebut ular sendok tersebut.
Selain perbedaan cara membunuh mangsanya, king kobra juga memiliki perbedaan lain dari keluarg terdekatnya, kobra. Dari segi ukuran, King kobra memang berukuran lebih besar.
Ukuran tubuh king kobra bisa mencapai panjang hampir enam meter, dengan berat hingga 20 kilogram. Lebih mengerikannya lagi, bisa dari king kobra lebih mematikan dibandingkan dengan ular kobra.
Orang yang dipatuk king kobra hanya punya waktu 10 sampai 15 menit saja untuk menyelamatkan diri sebelum racun menyebar dalam tubuh dan membuatnya kehilangan nyawa.
Melihat betapa ganas dan mematikannya king kobra, diperlukan penanganan yang tepat jika reptil satu ini membuat sarang di permukiman penduduk.
Biasanya, jika menemukan king kobra bersarang di rumah, warga akan memanggil petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk mengamankannya.
Setelah diamankan, petugas damkar akan melepasliarkan king kobra tersebut di tempat yang jauh dan aman dari permukiman warga.
Baru-baru ini sebuah video memperlihatkan aksi seorang petugas damkar melepasliarkan seekor king kobra berukuran raksasa.
Video tersebut diunggah dan dibagikan oleh kreator TikTok asal Malaysia yang hanya dikenal sebagai AremiynTetter di akun @aremiyntetter.

Dalam video tersebut, petugas damkar yang akrab dipanggil San memegang ular king kobra yang lebih besar dari Garaga milik Panji Petualang.
Meski San sudah menguasai ular tersebut, teman yang merekam aksinya tetap saja merasa was-was reptil itu menyerang balik.

" OK, ular akan dilepaskan," kata San sambil berjalan menjauhi kamera. Sementara yang merekam dengan bercanda meminta king kobra untuk tidak mengejar mereka begitu dilepaskan.
Biasanya, jika melepasliarkan binatang liar, orang akan menaruhnya pelan-pelan di atas tanah dengan penuh kelembutan.

Tapi saat San melepaskan ular king kobra itu, terjadi momen yang sangat menegangkan. Masalahnya San seperti melempar kepala ular itu ke tanah.
Begitu terlepas dan hampir menyentuh tanah, king kobra itu ternyata balik badan hendak menyerang San.
Teman yang merekam auto panik. Dia berteriak menyuruh San untuk segera lari menjauhi king kobra tersebut.

Melihat manusia di hadapannya menjauh, king kobra raksasa itu tidak jadi menyerang.
Reptil berdarah dingin itu langsung ngeloyor pergi menjauh, menuruni perbukitan bekas pertambangan di mana ia dilepasliarkan.
Video ini pun mengundang berbagai komentar netizen dan menjadi viral setelah ditonton lebih dari 1,2 juta kali.
Kebanyakan netizen merasa ngeri melihat proses pelepasliaran king kobra yang ukurannya lebih besar dari Garaga itu.
Tidak sedikit juga yang melontarkan komentar ngakak proses pelepasliaran king kobra di Malaysia itu.
" Bayangin pas lari jatuh."
" Dilepas tu yg banyak pohon dan binatang lain...ini dilepas di proyek....mati timpa alat berat tu wkwkw."
" GARAGA udah kerja di tambang yah."
" Di patok pindah alam."
Sumber: TikTok
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya