Ngeri, Detik-detik Terbaliknya Bianglala di Yogyakarta

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 12 November 2018 12:16
Ngeri, Detik-detik Terbaliknya Bianglala di Yogyakarta
Permainan bianglala di pasar malam jadi tidak terkontrol dan sebagian kabin terbalik.

Dream - Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) di areal tengah Alun-Alun Utara, Yogyakarta selalu ramai didatangi masyarakat yang ingin mencari hiburan. Tetapi pada Minggu, 11 November 2018 kemarin justru suasana jadi mencekam.

Pasalnya permainan bianglala yang ada di pasar malam jadi tidak terkontrol dan sebagian kabin terbalik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dalam video yang beredar terlihat putaran bianglala kencang dan sebagian kabin tidak terkendali. Beberapa kabin terbalik dan penumpangnya bergelantungan di tiang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bianglala terbalik sekitar pukul 20.10 WIB. Setelah kejadian itu awak wahana pun segera memanjat tiang bianglala dan mengevakuasi para penumpang.

" Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit," ujar Pami, salah satu saksi mata.

Salah seorang satgas pengamanan PMPS, Eko, menuturkan, pengelola sempat menawarkan kepada penumpang untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Namun, para penumpang memilih pulang ke rumah masing-masing.

Ia menilai kesalahan prosedur menjadi penyebab terbaliknya bianglala. Menurut Eko, penumpang saat berada di atas menggoyang-goyangkan kabinnya.

Berbeda dengan penuturan Eko, salah seorang penumpang yang pernah naik wahana bianglala yang sama, Boy Tamala, bercerita pengalamannya naik wahana tersebut.

" Minggu sore, saya bersama istri dan dua anak saya naik bianglala yang sama, saya sudah merasakan keanehan karena merasa gerak bianglala tidak normal dan berbunyi keras," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Polisi Mintai Keterangan Pemilik Bianglala

Pawas Polsek Gondomanan Ipda Darwantoro mengatakan menerima laporan dari pengelola ada bianglala yang macet. Ketika ia tiba di lokasi, seluruh penumpang sudah dievakuasi.

" Sempat kami pasang police line tetapi akhirnya kami lepas lagi karena tidak ada korban dalam kejadian ini," kata Darwantoro.

 BianglalaBianglala © Pixabay

Ia menyebutkan wahana itu dikelola oleh seorang bernama Kurniawan Widi Cahyono. Saat dimintai konfirmasi perihal kejadian tersebut, pengelola tidak memberi penjelasan serta hanya mengatakan sedang tidak berada di tempat saat kejadian dan selebihnya tidak tahu-menahu.

PMPS di Alun-Alun Utara merupakan perhelatan tahunan. Pada 2018, PMPS digelar mulai 2 sampai 20 November 2018. Layaknya pasar malam, beragam wahana dibuka untuk umum, seperti bianglala, perahu kora-kora, roller coaster mini, dan sebagainya.

Jarak antara satu wahana dengan lainnya berdekatan dan dari pantauan Liputan6.com terlihat kurang mempertimbangkan aspek keselamatan.

Sumber: Switzy Sabandar/ Liputan6.com

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna