7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ketakutan Tertular Virus Corona, Pekerja Pabrik Malah Terbakar. (Foto: Sin Chew Daily)
Dream - Sikap paranoid terhadap virus corona telah tertanam cukup dalam di pikiran sebagian orang di dunia terutama China. Setiap tindakan apapun yang bisa memicu penyebaran virus 2019-nCoV akan memancing kemarahan serta kecemasan.
Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat akan melakukan apapun. Beberapa diantaranya bahkan bertindak berlebihan seperti menyeka diri mereka dengan alkohol untuk mensterilkan diri dari virus.
Namun aksi yang dilakukan seorang pria dari China untuk melindungi dirinya dari tertular virus corona boleh dibilang sudah kebablasan.
Menurut Sin Chew Daily, seorang pria berusia 37 tahun menderita luka bakar tingkat tiga di wajah, leher, dan tangannya. Dia terbakar saat bekerja di sebuah pabrik benang di Hangzhou.
Aktivitas pabrik sebetulnya sudah berhenti menyusul terjadinya wabah virus corona. Tapi pria bernama Xiao Zhang itu tetap masuk karena dia harus merawat mesin pabrik.
Pada tanggal 8 Februari 2020, Zhang masuk kerja. Seperti sebelumnya, dia menyeka kepala, wajah, leher, kaki dan tangannya dengan alkohol sebelum berangkat ke pabrik untuk menghindari tertular virus corona.
Namun, saat bekerja di dekat kompor pemanas, api menyambar bajunya sehingga dengan cepat membakar tubuh Zhang yang berlumuran alkohol. Rupanya dia tidak sadar bahwa alkohol termasuk cairan yang mudah terbakar.
Zhang segera dilarikan ke rumah sakit. Dokter menyatakan 15 persen tubuh Zhang mengalami luka bakar tingkat dua hingga tiga.
Bagian tubuh yang terbakar paling parah adalah lehernya. Tidak itu saja, saluran pernapasan Zhang juga ikut terbakar.
Dokter segera melakukan trakeotomi dan intubasi pada Zhang, di mana sayatan dibuat di leher untuk membuka jalan napas langsung ke bagian trakea.
" Jika tidak membuat sayatan, pasien akan muntah-muntah dalam waktu 24 jam, dan mungkin berisiko lainnya," kata dokter.
Sekarang, Zhang akan mengalami kesulitan menggunakan tangannya karena luka bakar yang sangat serius.
Dia mungkin juga memerlukan rehabilitasi setelah operasi dan menjalani cangkok kulit untuk memulihkan kondisinya.
Dokter menyarankan alkohol dalam jumlah kecil sudah cukup untuk mensterilkan diri dari virus. Jika memerlukan dalam jumlah besar, disarankan untuk menghindari nyala api terbuka atau sakelar daya sampai alkohol benar-benar telah menguap.
(sah, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?