Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Dream - Nusa Tenggara Barat akan menjadi tuan rumah sejumlah event internasional. Paling dekat, akan digelar ajang balap motor bergengsi MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Atas hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Forkopimda untuk mengintensifkan langkah pengendalian laju Covid-19. Ini mengingat pentingnya sejumlah event dunia tersebut bagi citra Indonesia di mata dunia.
" Khususnya wilayah NTB sebagai pariwisata yang banyak melaksanakan event internasional," ujar Sigit.
Event dunia di NTB yaitu Pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022. Kemudian pada Maret agak digelar MotoGP awal musim 2022, dilanjutkan acara kelas dunia lainnya.
" Ini semua harus kita pastikan, semua berjalan dengan baik. Salah satunya adalah bagaimana kita mampu mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19," kata Sigit.
Salah satu strategi yang perlu dilakukan yaitu percepatan vaksinasi. Meski angka vaksinasi di NTB tinggi, Sigit tetap meminta akselerasi terus dilakukan agar cakupan bisa lebih luas.
" Saya ingatkan masyarakat khususnya yang vaksin dua kali lebih dari enam bulan untuk ikut program vaksinasi," terang Sigit.
Sigit juga menekankan pentingnya akselerasi vaksinasi untuk kelompok lanjut usia dan masyarakat yang tinggal di kawasan sulit terjangkau. Dia meminta Forkopimda untuk melakukan upaya jemput bola, seperti dengan vaksinasi mobile atau door to door.
" Harapan saya tentunya bagaimana dalam beberapa minggu ke depan seluruh masyarakat betul-betul bisa laksanakan vaksinasi dengan baik," ucap Sigit.
Masuknya Omicron ke Indonesia memicu peningkatan positifity rate. Secara nasional, positifity rate di angka 11 persen sedangkan di NTB saat ini 5 persen.
Untuk itu, Sigit menekankan pengendalian Covid-19 harus dilakukan secara maksimal. Selain akselerasi vaksinasi, kesiapan rumah sakit, BOR, maupun obat-obat harus dipastikan aman.
" Sekali lagi, ini menjadi tantangan kita bersama, terus jaga soliditas dan sinergitas seluruh stakeholder untuk hadapi varian baru dan kita harus yakin bahwa kita semua bisa lewati situasi yang ada," terang Sigit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya