Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kisah Pilu (Foto: Youtube/ KNews Odisha)
Dream – Sebuah kisah pilu dialami seorang gadis berusia tujuh tahun. Ia harus merawat sang adik yang baru lahir setelah kedua orangtuanya meninggal akibat Covid-19.
Peristiwa ini terjadi di desa Nimatpur, Balasore, India. Kedua orangtuanya bekerja di bidang kesehatan dan berjuang membantu pasien Covid-19.
Sang ibu, Smita, dinyatakan positif Covid-19 pada 15 April 2021 saat hamil sembilan bulan. Smita dirawat di bangsal Covid-19 di SCB Medical di Cuttack.
Tujuh hari kemudian, ia melahirkan dan bayinya dinyatakan negatif. Namun, sayangnya tujuh hari setelah melahirkan, Smita meninggal dunia.

Kamalesh, sang ayah kemudian kembali ke desa dan memberikan bayinya kepada saudara iparnya. Meski ia dinyatakan negatif Covid-19, namun Kamalesh merasakan gejala yang sama dan memilih kembali melakukan tes.
Saat itulah ia dinyatakan positif. Dan berada di ICU selama lebih dari dua minggu. Namun, Kamalesh tak mampu bertahan dan meninggal dunia.
Sang putri yang berusia tujuh tahun pun berusaha kuat merawat sang adik laki-laki yang baru lahir tersebut. Ia terus menghibur adiknya agar tidak menangis.
Keduanya pun akan tumbuh tanpa hadirnya ayah dan ibu. Mereka kini hanya memiliki satu sama lain.
(Sumber: indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam