Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ospek Unesa Viral (Foto : Twitter/@Rafirizqu19)
Dream - Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek secara virtual di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendadak menjadi pembahasan dan viral di Twitter.
Unesa menduduki trending topic twitter Indonesia setelah dua senior menegur seorang mahasiswa baru melanggar tata tertib karena tidak memakai sabuk. Anehnya, netizen malah dibuat salah fokus dengan mahasiswa senior yang mirip dengan Arya Wiguna.
Masih ingat dengan Ary Wiguna? Pria yang pernah viral di tahun 2012 silam lantaran berseteru dengan mantan guru spiritualnya, Eyang Subur. Kala itu, sosok Arya Wiguna sempat menjadi bahan perbincangan publik, terlebih gaya khas dia saat memberi keterangan di sejumlah infotaintmen dengan berteriak lantang menyebutkan kata " Demi Tuhan" .
Kini, nama Arya Wiguna kembali menjadi bahan pembicaraan warganet. Namun, bukan Arya Wiguna yang 8 tahun lalu viral, melainkan seorang mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang disebut para netizen mirip Arya Wiguna.
Sebelumnya, sebuah video pelaksanaan PKKMB viral di Twitter. Video berdurasi 29 detik itu menunjukkan proses kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Pendidikan (PKKMB FIP) 2020. Video yang telah tersebar di Twitter tersebut, menampilkan kegiatan ospek secara daring.
Pada potongan video tersebut, terlihat tiga orang yang merupakan mahasiswa senior sedang membentak salah seorang Mahasiswa Baru terkait aturan pakaian pada saat ospek. Tampak mahasiswa senior itu bertanya di mana ikat pinggang yang dipakai oleh mahasiswi baru.

" Sabuk, ikat pinggangmu mana? Ikat pinggang diperlihatkan," ujar sosok pria yang menjadi panitia PPKMB.
" Gak ada kak," ucap mahasiswi baru itu.
" Gak ada?" kata mahasiswi senior perempuan kepada mahasiswi baru.
" Kamu tau tata tertib gak?" kata mahasiswa senior laki-laki sambil membentak kepada mahasiswi baru itu.
Di tengah viralnya video singkat mengenai ospek online tersebut, nampaknya netizen salah fokus kepada sosok yang sangat mirip dengan Arya Wiguna. Netizen juga menyadari bahwa tak hanya perawakkannya saja yang mirip, namun intonasi dan gaya dia berbicara cukup mirip dengan Arya.

“ Masnya mirip arya wiguna,” ujar akun @bobyelsiven.
“ Ini bapak2 yg sempet gelut ama eyang subur bukan sih? Wkwskk,” tulis akun @Nebularoseheart.
Tak cukup jadikan trending topic di Twitter, banyak warganet datang ke akun sosial media Instagram UNESA @official_unesa, untuk meluapkan kekecewaan mereka atas kegiatan ospek daring berisi 'didikan' dari kakak tingkat.
Sebagian dari mereka menyayangkan sikap panitia BEM kepada mahasiswa baru tersebut. Menurutnya ospek dengan cara keras atau membentak itu sudah tidak efektif diterapkan ke dalam ospek.
“ Tolong ya admin yth. Fip itu bukannya ada jurusan yang namanya psikolog dan BK. Gak seharusnya mereka mempraktekkan hal-hal yang kaya gini. Buat evaluasi aja, ospek dengan peran div. Komdis yang bentak-bentak kaya gini seolah-olah seseorang yang jadi maba harus merasakan itu semua," kata pemilik akun Instagram @ifianafada.
Sementara beberapa warganet menilai jika ospek yang dilakukan oleh Mahasiswa Unesa masih dalam batas wajar. Bahkan seorang peserta dalam PKKMB FIP Unesa mengaku tak keberatan dengan cara mahasiswa senior itu mendidik mereka.
" Halo mohon maaf saya sbg peserta pkkmb fip unesa, saya ingin memberitahu teman" semua bahwa yg dilakukan kating" saya itu hanya sebagai didikan dan saya dan teman" pun tdk keberatan mendapatkan hukuman jika memang bersalah. Tolong jangan hujat, karena itu mmg tugas mereka sebagai komdis," ujar akun @aurlsbwyns.

Menanggapi hal tersebut, pihak kampus Unesa menyayangkan kejadian tersebut sehingga menjadi bahan evaluasi sekaligus bimbingan kepada mahasiswa yang bersangkutan.

" Kami menyayangkan kejadian tersebut, namun juga mengakui adanya kesalahan dalam koordinasi pelaksanaan PKKMB pada salah satu fakultas di Unesa," urai Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes dalam pernyataan tertulis.
Singkatnya, Unesa akan mendukung pelaksanaan PKKMB untuk mahasiswa baru agar cepat beradaptasi dalam menyukseskan pembelajaran di Pendidikan Tinggi tanpa ada aksi kekerasan dalam bentuk apapun.
The real ospek online pic.twitter.com/6zGtmU5v3E
— Rafi kun (@Rafirizqu19)September 14, 2020
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam