Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Makanan Berbahan Serangga (arabnews.com)
Dream - Swiss akan menjadi negara pertama yang membolehkan penjualan makanan berbahan serangga. Kebijakan ini diberlakukan menyusul selesainya revisi undang-undang keamanan pangan negara tersebut.
Jaringan supermarket terbesar di Swiss, Coop, mulai menjual burger serangga dan bakso serangga pekan depan. Serangga diyakini sebagai sumber bahan pangan kaya protein.
Produk tersebut, yang dibuat oleh perusahaan start up Swiss, Essento, akan tersedia di seluruh cabang Coop mulai 21 Agustus 2017 nanti. Ini termasuk beberapa cabang Coop di Genewa, Bern, dan Zurich.
" Switzerland merupakan negara Eropa pertama yang membolehkan penjualan makanan berbahan serangga untuk dikonsumsi manusia," ujar juru bicara otoritas keamanan pangan Swiss kepada kepada AFP.
Undang-undang keamanan pangan Swiss direvisi pada Mei lalu untuk memungkinkan penjualan item makanan yang mengandung tiga jenis serangga yaitu jangkrik, belalang, dan larva kepik.
Ketiga serangga tersebut, yang selama ini digunakan untuk pakan ternak, harus dibiakkan di bawah pengawasan ketat. Setelah beranak hingga empat generasi, serangga baru dinyatakan layak untuk dikonsumsi manusia menurut aturan Swiss.
Produsen lokal membutuhkan waktu beberapa bulan untuk memulai produksi.
Sementara itu, impor dimungkinkan dengan kondisi yang sangat ketat. Serangga harus dikembangkan sesuai persyaratan yang ditetapkan otoritas keamanan pangan Swiss.
(Sah/Sumber: Arab News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya