Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Twitter.com/@PriaINC
Dream - Penduduk negara bagian Maharashtra, India, dibuat terkejut sekaligus naik pitam saat mengetahui keadaan sebenarnya jalan yang baru dibuat di lingkungan mereka. Ternyata, jalan tersebut hanyalah karpet dengan lapisan tipis aspal yang dituang ke atasnya.
Menurut Lokmat Times, penduduk Karjat-Hast Pokhari, sebuah desa di distrik Jalna Maharashtra, telah lama memohon kepada perwakilan terpilih untuk membangun kembali jalan mereka yang sudah rusak.
Hingga pada bulan lalu, akhirnya permohonan mereka dikabulkan dan jalan nampak sudah kembali mulus.

Namun, ternyata itu hanyalah kebahagiaan sesaat dan berujung kekecewaan saat mengetahui bahwa sebenarnya jalan tersebut hanyalah lapisan aspal tipis di atas kanvas mirip karpet.
Lapisan seperti karpet itu bisa dengan sangat mudahnya diangkat dari tanah. Bahkan, saat diangkat lapisan aspal yang tipis itu tampak terlepas dari kanvas alasnya yang mirip karpet.

Tak terbayang jalan ini bisa bertahan berapa lama jika materialnya pun bisa diangkat tanpa usaha lebih.
Penduduk setempat yang merasa tidak puas di Karjat-Hast Pokhari kemudian menyampaikan kritiknya kepada perusahaan yang bertanggung jawab atas pengerjaan jalan tersebut.
Suatu video merekam saat mereka mengangkat aspal di ‘jalan palsu’ kemudian viral di media sosial Twitter hingga menjadi viral. Orang-orang dalam video terdengar mengkritik kontraktor lokal dan menyebut jalan itu 'palsu'.

Sementara itu, disebutkan bahwa jalan yang buruk dibangun sebagai bagian dari Skema Jalan Pedesaan Perdana Menteri, dan perusahaan yang mengerjakan proyek khusus ini mengklaim telah menggunakan teknologi Jerman terbaru untuk membangun jalan tersebut.
Meski begitu, penduduk desa menuntut tindakan terhadap kontraktor, insinyur jalan, dan departemen terkait karena mencoba membodohi mereka dengan pekerjaan curang yang kemungkinan besar tidak akan bertahan lama.
sumber: Odditycentral.com
This is not a black carpet, but finished road work at Jalna in Maharashtra
under PM Gram Sadak Yojana & was allotted to Rana Thakur.
Proves Shinde/Fasnavis Govt in Maha is grossly incompetent & involved in corrupt practices.
Na Khaunga Na Khane Dunga, remember anyone ? pic.twitter.com/AmXGWdkiq3— Priyamwada Dis’Qualified 💫⭐️ (@PriaINC)May 31, 2023
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya