Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penampakan 'Harta Karun' Di Proyek MRT, Saksi Sejarah Jakarta (merdeka.com)
Dream - Direktur Umum (Dirut) PT MRT Jakarta, Mohamad Aprindy, mengungkap adanya temuan artefak peninggalan zaman kolonial, Batavia, dan Sunda Kelapa di lokasi pembangunan MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota.
Aprindy mengatakan, pihaknya telah meminta Badan Arkeologi Nasional untuk membantu mengidentifikasi temuan di fase kedua ini.
" Tantangan berikutnya adalah yang mendampingi kami untuk membantu kami karena banyak temuan di fase dua ini, temuan-temuan artefak lama. Ada dari zaman Batavia (dan) Sunda Kelapa," kata Aprindy, dikutip dari merdeka.com, Rabu 21 September 2022.

Penemuan " harta karun" ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada Desember 2021, MRT menemukan saluran air kuno Batavia dan bagian struktur jembatan Glodok yang merupakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Kemudian, pada 30 Juli 2022, MRT bersama dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Tim Ahli Cagar Budaya, dan TSP menyetujui untuk melakukan proses dokumentasi yang baik dan sebagian temuan saluran air kuno Batavia akan dipajang dalam rencana stasiun MRT Kota.

" Makanya di stasiun BEOS (Jakarta Kota) kami buatkan visitor center gallery MRT. Itu ada di tengah stasiun kota, fungsinya selain masyarakat atau penumpang kereta yang turun di Kota itu bisa tahu informasi seputar tentang MRT juga ada display terkait peninggalan artefak didapat juga ada one stop information," jelas Aprindy.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pembangunan jalur kereta cepat Mass Rapid Transit (MRT) fase 2A Bundaran HI sampai Kota akan rampung pada 2028. Hal itu disampaikannya ketika menyaksikan groundbreaking CP202 MRT Jakarta Fase 2A di Plaza Beos, Kota Tua, Jakarta Barat pada Sabtu (10/9/2022).

" Kita mengharapkan nanti akan bisa dari kawasan Lebak Bulus ke kawasan Kota Tua tersambung. Menurut proyeksi, diperkirakan tahun 2028 ini semua akan selesai di Kota Tua," kata Anies.
Adapun panjang lintasan Fase 2A adalah 5,8 km dan terdiri dari tiga paket pekerjaan dengan enam stasiun bawah tanah (Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok dan satu stasiun at grade (Kota).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya