Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Penampakan Wajah Seram Di Bawah Piano Tua Di Rumah Kosong Berusia 140 Tahun. (Foto: Facebook)
Dream - Sebuah foto yang direkam dari dalam rumah kosong yang terbengkalai di tengah ladang membuat netizen merinding.
Betapa tidak? Foto tersebut berhasil menangkap penampakan satu wajah menyeramkan di balik piano di rumah itu.

Foto tersebut diambil oleh seorang penjelajah dari dalam rumah di Singleton, Lancashire, Inggris.
Rumah kosong itu dibiarkan lapuk bersama satu set televisi lama, piring dan potret hitam putih berusia puluhan tahun.

Namun yang paling menyeramkan adalah sosok wajah boneka 'Chucky' di bawah piano. Wajah menyeramkan itu terekam di atas lantai berkarpet saat si penjelajah mengambil gambar piano tua tersebut.

Meski menimbulkan kesan seram bagi netizen, tapi si penjelajah menegaskan bahwa tidak ada boneka di dalam ruang tamu tersebut.
Dia menduga sosok itu adalah bayang-bayang yang tercipta oleh cahaya yang menyinari ruang tamu rumah berusia 140 tahun itu.
" Saya tidak pasti apa itu sebenarnya. Namun itu terlihat seperti bayang-bayang. Tapi ini benar-benar menyeramkan," katanya.

Selain penampakan boneka seram tersebut, rumah itu juga penuh dengan barang antik. Mulai dari piano, mesin jahit, pesawat televisi, lemari dan perabotan lainnya.
Sumber: Siakapkeli.my
Si penjelajah kemudian menceritakan sejarah rumah tua yang ditinggalkan cukup lama hingga tampak menyeramkan.
Katanya, rumah itu terletak di Pittfield Farm, yang juga dikenal sebagai Red Poll Farm.
Rumah itu dibangun oleh seorang pembuat jalan pada tahun 1880-an dan tetap menjadi miliknya hingga sekarang.
Sayangnya peternakan itu telah ditinggalkan sejak 2016, ketika cucu perempuannya meninggal.
Cucu perempuannya itu mewarisi properti itu dan tinggal sendirian di rumah tersebut setelah kematian ayahnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam