Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube MerdekaDotCom
Dream - Sahabat Dream yang tinggal di perkotaan pasti pernah melihat mobil sedot WC, yang biasanya berupa truk tangki dengan selang besar. Mereka menawarkan jasa kuras septic tank. Biasanya iklan mobil penyedot tinja juga ditempel dimana-mana.
Tinggal telepon nomor yang tertera, mobil sedot tinja pun langsung datang. Namun, tahukah Sahabat Dream kemana mobil penyedot tinja membuang muatan mereka?
Sebuah video yang diposting di laman Merdeka.com bakal menjawab rasa penasaran itu.
Dalam video itu, Herman, salah seorang pekerja jasa penyedot tinja mencoba menjelaskan kemana muatan tinja itu akan dibuang. Usai menyedot tinja dari rumah seseorang, limbah kotoran manusia itu kemudian akan dibawa ke sebuah penampungan limbah di daerah Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.
Hasil limbah itu tak serta merta dibuang seperti itu saja, melainkan dikelola kembali agar bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menguntungkan bagi banyak orang.
Usai sampai ke tempat penampungan, kotoran yang berada di dalam tanki mobil akan dimasukkan ke dalam kolam khusus. Di dalam kolam itu kemudian dilakukan pemisahan antara kotoran manusia, pasir, serta air yang tercampur satu sama lain.
Setelah kandungan kotoran, pasir dan air terpisah, limbah kotoran kemudia diolah kembali menjadi pupuk. Hasil pupuk dari limbah kotoran manusia ini menurut sang pengelola sudah teruji, sehingga aman untuk digunakan sebagai pupuk tanaman.
Jadi, kotoran manusia tidak boleh dibuang di sembarang tempat tanpa diolah terlebih dahulu. Ketimbang membuang kotoran di perairan umum seperti sungai atau danau, alangkah lebih baik jika kita menghubungi jasa sedot WC saat septic tank sudah penuh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya