Senin, 2 November 2026 Cari

Pendidikan Islam Jadi Benteng Cegah Gerakan Radikal

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 5 November 2015 05:05
Pendidikan Islam Jadi Benteng Cegah Gerakan Radikal
Dirjen Pendidikan Agama Islam Kamaruddin Amin menilai dengan pendidikan agama yang kuat membuat seseorang tidak mudah terpengaruh.

Dream - Masuknya ideologi garis keras ke Indonesia banyak memberikan ancaman dalam demokrasi. kelompok-kelompok dengan ideologi garis keras itu tengah menyusup dalam kehidupan masyarakat.

"Kita harus sadar sedang menghadapi tantangan dari kelompok-kelompok tertentu yang mempromosikan radikalisme dan ekstrimisme. Itu fakta," ujar Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu, 4 November 2015.

Untuk itu, dibutuhkan adanya benteng yang kuat untuk mencegah arus masuknya ideologi radikal itu. Solusi yang dia tawarkan ialah pendidikan.

"Karena kalau pendidikan agamanya bagus, tidak mudah dipanetrasi oleh ajaran-ajaran seperti itu," katanya.

Dia bersyukur jika beberapa ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, dan Persatuan Islam turut berkontribusi dalam tumbuhnya pendidikan Islam. Berharap, kontribusi lembaga-lembaga itu dalam menyuarakan Islam yang damai dan moderat terus terjaga.

"Banyak lembaga pendidikan Islam yang telah menberikan kontribusi terhadap penciptaan Indonesia. Inilah yang harus kita rawat dan perbaiki terus menerus," kata dia. (Ism) 

Beri Komentar