Jasad 18 Bulan Lalu di Pelabuhan Ratu Milik Siapa?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 2 Juli 2018 14:03
Jasad 18 Bulan Lalu di Pelabuhan Ratu Milik Siapa?
Posisi penemuan jasad itu tidak jauh dari titik hilangnya Nining.

Dream - Nining Sunarsih, 52 tahun, ditemukan tergeletak di tepi pantai Pelabuhan Ratu pada Sabtu dini hari 30 Juni 2018. Padahal, Nining sudah dinyatakan meninggal akibat tenggelam 18 bulan lalu. 

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, mengatakan timnya sempat melakukan pencarian begitu mendapat laporan tenggelamnya Nining pada 8 Januari 2017 lalu.

Pencarian dijalankan hingga beberapa hari dan tim menemukan jenazah wanita dalam keadaan mengenaskan. Posisi penemuan jasad itu tidak jauh dari titik hilangnya Nining.

" Sesuai SOP, saat itu kami lakukan pencarian selama sepekan. Tidak berselang lama, kami temukan jenazah yang ditengarai Nining," kata Okih, dikutip dari pojoksatu.id, Senin 2 Juli 2018.

Okih melanjutkan, jenazah tersebut memang sempat dilihat oleh keluarga Nining. Tetapi, mereka menyatakan jenazah itu bukan Nining.

" Jenazah itu sudah dikebumikan. Terkait hasil tes DNA, itu sudah kewenangan pihak kepolisian," kata Okih.

 

1 dari 4 halaman

Terseret Ombak Saat Asyik Berenang

Dream - Pada Sabtu lalu, Nining tergeletak di sela-sela karang saat ditemukan. Pakaiannya sama dengan yang dia kenakan ketika tertelan ombak 18 bulan lalu.

" Tepat pukul 00.00 WIB (Sabtu akhir pekan lalu), bibi saya menemukan ibu. Saat itu kondisinya seperti awal mula saat hilang dengan pakaian yang sama," ujar anak pertama Nining, Wanda, 23 tahun.

Saat hilang, Nining beserta keluarga tengah berwisata ke Pantai Kebon Kalapa, Citepus, Pelabuhan Ratu.

Ketika berenang, gulungan ombang datang tiba-tiba dan menyeret Nining hingga ke tengah.

2 dari 4 halaman

Tenggelam 18 Bulan Lalu, Tiba-tiba Muncul di Pelabuhan Ratu...

Dream - Warga Sukabumi, Jawa Barat, dibuat heboh oleh Nining Sunarsih, 52 tahun, asal Kampung Cibunar RT 05 RW 02, Desa Gede Pangrango, Kecamatan kadudampit.

Wanita itu ditemukan masih hidup usai dinyatakan meninggal akibat tenggelam di Pelabuhan Ratu 18 bulan lalu.

Nining ditemukan di Pelabuhan Ratu dalam kondisi basah kuyup pada Minggu dini hari kemarin. Seluruh tubuhnya dipenuhi pasir.

Pada 8 Januari 2017, Nining terseret ombak saat mandi. Banyak yang melihat Nining sempat meminta tolong dengan melambaikan tangan sebelum ditelan ombak.

" Nining hilang tenggelam, bahkan ada tetangga dekat rumah yang melihat dia melambaikan tangan minta tolong," ucap ibu Nining, Tating, dikutip dari pojoksatu.id, Senin 2 Juli 2018.

Sempat diadakan pencarian dalam beberapa hari. Tetapi, upaya tersebut dihentikan setelah ditemukan adanya jasad perempuan. " Tapi itu bukan jenazah Nining," kata Tating.

3 dari 4 halaman

Bermula dari Mimpi

Dream - Sabtu malam Nining ditemukan di dekat tempatnya yang dulu dinyatakan hilang. Penemuan Nining berangkat dari mimpi sang paman, Jejen.

Selama tiga hari, sang paman bermimpi didatangi Nining. Dia lalu memutuskan untuk ke Pantai Pelabuhan Ratu.

Dan hasilnya, sang paman berhasil menemukan keponakannya.

Jejen menemukan sendiri Nining di tempat dia hilang. Pakaian yang dipakai Nining masih utuh seperti waktu wanita itu tenggelam.

" Pakaian, celana sampai baju dalam masih sama seperti yang dia pakai 18 bulan yang lalu, saya pegang sampai ke karet-karetnya masih berfungsi, tidak lapuk kena air," ucap Tating.

4 dari 4 halaman

Saat Ditemukan...

Dream - Ketika ditemukan, Nining dalam kondisi lemas. Tatapannya kosong. Saat ditanya, dia tidak menjawab apapun.

Lebih lanjut, Tating mengatakan tim SAR pernah menemukan jenazah perempuan beberapa hari usai Nining tenggelam.

Tetapi, pihak keluarga tidak ada yang percaya jenazah itu adalah Nining.

" Waktu itu yang lihat anak dan saudaranya. Ketika melihat jasadnya, tidak ada keluarga yang percaya itu Nining," ucap Tating.

Saat ini, Nining menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin karena kondisinya yang cukup lemah.

(ism, Sumber: pojoksatu.id)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik