7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Membaca Al-Quran Sesuai Ilmu Tajwid. (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak hukum bacaan idgham dalam ilmu tajwid, salah satunya adalah idgham mutajanisain. Hukum bacaan ini terjadi ketika ada dua huruf yang sama makhraj-nya, akan tetapi beda sifatnya dalam satu kalimat.
Jika ingin memperbaiki bacaan Al-Quran, mengetahui pengertian dan cara membaca idgham mutajanisain sangat penting bagi umat Islam.
Karena setiap pembaca Al-Quran sebaiknya memahami contoh idgham mutajanisain dan membacanya dengan benar saat menemui hukum bacaan tersebut. Sebab dalam Al-Quran banyak ditemui contoh kalimat hukum bacaan idgham mutajanisain.
Untuk memahaminya secara lebih detail, simak uraian selengkapnya berikut ini dirangkum Dream dari berbagai sumber.
Memahami idgham mutajanisain sangat penting bagi umat Islam agar mendapatkan bacaan Al-Quran yang baik dan benar. Sebab jika salah membacanya, maka akan berpengaruh pada maknanya.
Secara bahasa, idgham artinya memasukkan. Maksudnya adalah memasukkan huruf sukun ke huruf berikutnya yang berharakat.
Sementara itu, mutajanisain artinya sejenis. Berarti secara istilah, idgham mutajanisain adalah memasukkan atau meleburkan huruf sukun ke huruf berikutnya yang berharakat. Dengan catatan huruf sukun dan huruf berikutnya memiliki makhraj yang sama tetapi beda sifatnya. Misalnya ba’ sukun bertemu mim, ta’ sukun bertemu tha’, dan lain sebagainya.

Kasus idgham pada idgham mutajanisain disebabkan karena sama makhrajnya namun beda sifat huruf yang dilebur atau berbeda dengan huruf berikutnya yang sejenis.
Cara membacanya pun juga perlu diperhatikan agar menghasilkan bacaan yang tepat sesuai tajwid. Huruf yang bertanda baca sukun dilebur ke huruf berikutnya yang sejenis tanpa ditahan. Kamu lebih mudah memahaminya dengan dibaca seperti membaca tasydid.
Contohnya adalah huruf ba' sukun bertemu dengan mim, ba' dilebur ke mim dan ditahan sekitar dua harakat.
Sebelum masuk dalam contohnya, ketahui juga deretan huruf idgham mutajanisain. Sebab hukum bacaan ini hanya berlaku bagi huruf-huruf tertentu yang sejenis. Berikut deretan huruf idgham mutajanisain:
Huruf ta’ sukun bertemu tha’.
Huruf Tha’ sukun bertemu Ta'.
Huruf Ta’ sukun bertemu Dal.
Huruf Dal sukun bertemu Ta.
Huruf Tsa’ sukun bertemu Dzal.
Huruf Dzal sukun bertemu Zha’.
Huruf Ba’ sukun bertemu Mim.
Agar lebih mudah mempraktikkannya dalam bacaan Al-Quran, berikut Dream paparkan contoh idgham mutajanisain:
وَدَّتْ طَّـآئِفَةٌ
Dibaca: wadatthoooifah
إِذْ هَمَّتْ طَّـآئِفَتَانِ
Dibaca: idz hammatthoooifah
لَئِن بَسَطْتَّ
Dibaca: laim basathta
أُجِيْبَتْ دَّعْوَتُكُمَا
Dibaca: ujiibatda’wa tukumaa
قَدْ تَّـبَيَّنَ الرُّشْدُ
Dibaca: qattabayyanarrusydu
Surat An-Nisa' Ayat 64
وَلَوْ اَنَّهُمْ اِذْ ظَّلَمُوْٓا
Dibaca: Walau annahum idz-dzholamuu.
Surat Al-A'raf Ayat 189
فَلَمَّا أَثْقَلَتْ دَعَوَا
Dibaca: Falamma atsqolat-da'awaa.
Surat Al-Ahzab Ayat 13
وَإِذْ قَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ
Dibaca: Wa idz-qoolat thaaifatum-minhum.
Surat At-Taubah Ayat 117
لَقَدْ تَابَ اللَّهُ
Dibaca: Laqod-taaballah.
Surat Al-Maidah Ayat 89
بِمَا عَقَّدْتُمُ الْأَيْمَانَ
Dibaca: Bima 'aqod-tumul aimaan.
Itulah pengertian, cara membaca dan contoh hukum bacaan idgham mutajanisain yang perlu kamu ketahui. Setelah mengatahuinya, diharapkan kamu bisa mengidentifikasi dan mempraktikkan hukum bacaan idgham mutajanisain.

Arti idgham penting diketahui dan dipahami oleh setiap Muslim. Sebab, hal ini berkaitan erat dengan cara membada ayat-ayat Al-Quran. Idgham artinya memasukkan, memadukan atau meleburkan. Idgham artinya adalah bagian dari hukum bacaan ilmu tajwid sebagai cara untuk membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Tentu saja setiap umat muslim wajib mengetahui hukum bacaan tajwib, salah satunya idgham.
Idgham artinya meleburkan atau memasukkan. Dalam artian lain, hukum bacaan idgham membuat bunyi suatu huruf menjadi lebur atau lesap. Dalam ilmu tajwib sendiri, idgham dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni idgham bighunnah, idgham bilaghunnah, idgham mimi, idgham mutaqaribain, idgham mutamatsilain, dan idgham mutajanisain.
Setiap hukum bacaan idgham harus dipahami secara penuh. Sebab, semua hukum bacaan idgham itu memiliki pengertian, aturan, dan pelafalan yang berbeda.
Terdapat beberapa jenis idgham dalam ilmu tajwid yang perlu diketahui. Setiap jenisnya memiliki perbedaan yang signifikan, sehingga Sahabat Dream harus jeli dalam mempraktikkannya ketika membaca Al-Quran.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?