BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ketentuan Membaca Dan Contoh Bacaan Tafkhim (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
Dream – Ketika membaca Al-Quran ada banyak hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah terkait dengan tajwid. Karena saat membaca Al-Quran, sahabat Dream harus bisa melafalkan dengan baik dan benar agar tidak terjadi kesalahan makna. Bahkan hal yang berhubungan dengan tebal dan tipisnya bacaannya saja bisa berakibat fatal jika salah membaca.
Itulah mengapa, di saat belajar membaca Al-Quran juga perlu mempelajari tentang ilmu tajwid. Dari sekian banyak ilmu tajwid yang ada, salah satu yang dipelajari adalah tentang tafkhim atau bacaan tebal.
Tafkhim artinya bacaan tebal, di mana saat membacanya haruslah dengan suara yang tebal. Sahabat Dream harus membuat mulut dimajukan atau dijorokkan ke depan agar bacaan tersebut bisa menjadi tebal. Beberapa bacaan tafkhim pun akan sahabat Dream jumpai saat sedang membaca Al-Quran.
Oleh karena itu, bacaan tafkhim perlu dipahami terlebih dahulu agar lebih mudah saat mempraktikkan langsung dalam bacaan Al-Quran. Nah, berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang tafkhim artinya apa dan contoh-contohnya dalam Al-Quran sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.

Dalam ilmu tajwid dikenal dengan bacaan tebal dan bacaan tipis. Untuk bacaan tipis disebut dengan tarqiq. Sedangkan bacaan tebal disebut dengan tafkhim yang akan kita pelajari bersama saat ini. Secara bahasa, tafkhim artinya menebalkan atau menggemukkan.
Baca juga: Memahami Arti Idgham dalam Tajwid dan Jenisnya
Di mana saat membacanya, maka dengan cara mengangkat bagian ujung lidah ketika membaca huruf-huruf tafkhim ke bagian langit-langit mulut. Untuk huruf-huruf hijaiyah yang seharusnya dibaca secara tafkhim atau tebal adalah sebagai berikut:
(ص- ض- ط- ظ- خ- غ -ق- ر- ل)
Jika sahabat Dream menemukan salah satu dari ketujuh huruf hijaiyah di atas dalam Al-Quran, maka membacanya haruslah dipertebal. Namun perlu diperhatikan juga, bahwa khusus untuk huruf “ ra” dan “ lam” kedua huruf tersebut berbeda dengan huruf yang lainnya.
Huruf “ lam” dibaca tebal atau tafkhim saat di bacaan “ jalalah”, yakni “ lam” yang ada di kata “ Allah”. Tetapi “ lam” tersebut dibaca dengan tebal atau tafkhim yang syaratnya adalah harakat “ lam” adalah fathah atau menggunakan dhommah. Misalnya saja terdapat dalam bacaan surat Al-Baqarah ayat 7 berikut:
خَتَمَ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ وَعَلٰى سَمْعِهِمْ
Khotamollohu 'ala qulubihim wa 'ala sam'ihim.
Artinya: “ Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka,” (QS. Al-Baqarah: 7).
Kemudian untuk huruf “ ra” wajib dibaca dengan tebal atau tafkhim saat harakatnya adalah fathah atau dhommah.
Berikut contoh huruf “ ra” dengan menggunakan harakat fathah:
وَاَمَّا الَّذِيْنَ ابْيَضَّتْ وُجُوْهُهُمْ فَفِيْ رَحْمَةِ اللّٰهِ ۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Wa ammallażīnabyaddat wujuhuhum fa fī raḥmatillāh, hum fīhā khāliduun.
Artinya: “ Dan adapun orang-orang yang berwajah putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.” (QS. Ali Imran: 107).
Berikut contoh huruf “ ra” dengan menggunakan harakat dhommah:
وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Waltakum mingkum ummatuy yad'ụna ilal-khairi wa ya`murụna bil-ma'rụfi wa yan-hauna 'anil-mungkar, wa ulā`ika humul-mufliḥuun.
Artinya: “ Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104).

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa tafkhim artinya dibaca tebal dan ada dua huruf hijaiyah yang dibaca tafkhim namun berbeda sendiri. Salah satu huruf hijaiyah itu adalah huruf “ ra”. Nah, berikut ada beberapa ketentuan dalam huruf “ ra” yang dibaca tafkhim:
فَمَا رَبِحَتْ , رُسُلِهِ
خ, ص, ض, غ, ط, ق, ظ
و إرْصَادًا
إنِ ارْتَبْتُمْ
وَاللهُ غَفُوْرٌ, إِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ
بِرُؤُوْسِكُمْ, بِرَسُوْلٍ
مُزْدَجَرٌ
الذِّكْرُ حِذْرَكُمْ
مِنْ مَطَرٍ, بِالنُّذُرِ
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
