Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Sebagai bagian dari misinya mengatasi krisis populasi global, Elon Musk akan menambah tunjangan pengasuhan anak untuk karyawan di semua perusahaannya.
Musk mengungkapkan pernyataan itu saat ditanya oleh seorang pengikutnya di Twitter soal pandangannya tentang orang-orang yang tidak ingin punya anak karena masalah biaya hidup.
" Anak-anak merupakan sesuatu yang sangat berharga dalam berbagai kemungkinan. Saya berencana meningkatkan tunjangan pengasuhan anak di perusahaan saya secara signifikan. Mudah-mudahan, perusahaan lain melakukan hal yang sama," kata Musk, dikutip dari laman The Verge, Selasa 12 Juli 2022.
Musk menambahkan bahwa yayasan amalnya, Musk Foundation, juga akan memberikan langsung kepada keluarga yang membutuhkan. CEO Tesla dan SpaceX ini mengatakan akan membagikan detail informasi lebih lanjut pada bulan depan.
Seperti yang diketahui, Tesla saat ini memberikan cuti keluarga berbayar hingga 16 minggu, dan menyediakan dana hingga US$40 ribu untuk layanan kesuburan.
Lowongan kerja untuk Neuralink juga menunjukkan bahwa mereka menawarkan cuti hamil untuk ibu dan ayah, tetapi tidak diketahui benefit keluarga seperti apa yang ditawarkan SpaceX dan The Boring Company.
Belum lama ini juga beredar kabar bahwa Musk memiliki anak kembar bersama anak buahnya, Shivon Zilis, yang merupakan eksekutif Neuralink. Saat ini Musk telah memiliki sembilan anak dari tiga perempuan yang berbeda.
Sebelumnya, Musk sudah beberapa kali mengungkapkan keresahannya tentang angka kelahiran global yang terus turun, dan kembali mengungkitnya setelah hubungannya dan Zilis terungkap.
Meski tidak mengonfirmasi secara langsung laporan soal kelahiran anak kembarnya bersama Zilis, orang terkaya di dunia ini sempat mencuit soal krisis populasi global.
" Mencoba melakukan yang terbaik untuk membantu krisis populasi. Angka kelahiran yang turun adalah bahaya terbesar bagi peradaban. Pegang perkataanku, sayangnya itu hal yang benar," kata Musk dalam cuitannya pekan lalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya