7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (Foto: Instagram / Divpropamolri)
Dream - Sosok Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sedang menjadi sorotan usai insiden aksi tembak antar polisi yang menewaskan Brigadir J di rumahnya. Penembakan diduga dipicu tindakan pelecehan ajudannya, Brigadir J kepada sang istri.
Brigadir J adalah anggota Bareskrim yang saat ini ditugaskan sebagai sopir dinas istri Kadiv Propam tersebut. Bintara polisi itu tewas setelah terlibat adu tembak dengan Bharada E pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang berlokasi di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Sementara Bharada E merupakan anggota Brimob yang bertugas sebagai pengawal sang jenderal.
Saat insiden berlangsung, Kadiv Propam dilaporkan tak sedang berada di lokasi. Irjen Ferdy Sambo disebutkan sedang menjalani tes PCR Covid-19.
Sebelum muncul kasus penembakan ajudan istrinya tersebut, sosok Irjen Ferdy Sambo di dunia kepolisian ternyata cukup mentereng. Polisi bintang dua itu pernah menangani kasus besar di Indonesia. Salah satunya Bom Sarinah Thamrin di tahun 2016 dan kasus Kopi mengandung Racun Sianida di tahun yang sama.
Lalu, siapakah sosok Kadiv Propam ini? Dihimpun dari berbagai sumber, ini profilnya.
Irjen Ferdy Sambo merupakan pria kelahiran Sulawesi Selatan, 9 Februari 1973. Saat ini dia menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Propam Polri).
Ferdy lulus di Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Selain Akpol dia juga menempuh pendidikan PTIK (2003), Sespimen (2008), dan Sespimti (2018). Dan menjadi seorang perwira tinggi Polri sejak 16 November 2020.
Selain Bom Sarinah dan Thamrin, kasus besar lain yang pernah ditangani adalah Pengungkapan kasus Perdagangan Orang Jaringan Timur Tengah (2018).
Adapula kasus Penangkapan dan Pengungkapan kasus Surat Palsu DPO tsk Joko Tjandra (2020) dan Pengungkapan kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung RI (2020).

Jenderal bintang dua ini juga pernah mengemban penugasan di luar negeri, diantaranya, 4th CTF Summit, Bangkok (7 November 2018), Sidang Umum Interpol, Dubai (18 November 2018).
Kemudian Police Specialist Conference, Singapore (28 November 2018) dan Victoria Police and Leadership in CT, Melbourne (10 Desember 2018).
Sejumlah jabatan yang pernah dijabat oleh Irjen Ferdy Sambo yakni:
- Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur (1995)
- Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1995)
- Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur (1997)
- Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur (1997)
- Wakapolsek Metro Matraman Polres - Metro Jakarta Timur (1999)
- Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001)
- Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003)
- Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004)
- Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005)
- Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007)
- Kasiaga Ops Biroops Polda Metro Jaya (2008)
- Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009)
- Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat (2010)
- Kapolres Purbalingga (2012)
- Kapolres Brebes (2013)
- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015)
- Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
- Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
- Koorspripim Polri (2018)
- Dirtipidum Bareskrim Polri (2019)
- Kadivpropam Polri (2020)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?