Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Pengungsi Gempa Cianjur Mulai Terserang Penyakit, Terbanyak Dialami Lansia Dan Anak-anak
Dream – Korban terdampak Gempa Cianjur, Jawa Barat, yang menempati sejumlah tenda pengungsian mulai terjangkit berbagai penyakit. Sebagian besar pasien yang mendapat perawatan adalah kalangan Lanjut Usia (lansia) dan anak-anak.
Dokter Yan Fernandez Sembiring mengatakan, gangguan kesehatan tersebut dialami karena sarana dan prasarana di pengungsian yang minim.
Dia menyatakan kalangan lansia mulai merasakan keluhan seperti tubuh pegal dan sendi terasa linu. Mereka juga mengeluhkan nyeri lambung karena pola makan yang tidak teratur serta asupan gizi yang kurang baik.
Tak hanya Lansia, anak-anak di pengungsian mulai mengalami diare dikarenakan faktor kebersihan yang minim, serta demam karena pola tidur dan gizi yang kurang seimbang.
“ Kami menemukan beberapa kasus seperti bayi dengan pneumonia berat dan korban bencana dengan luka yang tidak terawat. Sangat penting bagi kami menentukan apakah korban masih dapat ditangani di posko pelayanan kesehatan setempat atau perlu dirujuk ke rumah sakit terdekat,” ujarnya.
Menurutnya, warga di pengungsian memerlukan perhatian khusus mengingat setiap orang memiliki keluhan yang berbeda.
Guna mengantisispasi keluhan kesehatan yang dialami warga, Tim Medis PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) melakukan sejumlah tindakan untuk mengurangi risiko penyakit pascabencana.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, pemberian paket obat Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), paket pengobatan sendi, dan paket perawatan bayi.
Kemudian juga ada paket pengobatan alergi, paket kebersihan mulut, hingga paket untuk menjaga kebersihan tangan diberikan kepada warga sebagai bentuk pencegahan timbulnya penyakit.
Tim Medis IHC juga memberikan vitamin bagi anak dan dewasa agar dapat menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan metabolisme selama bertahan di pengungsian.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia