Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penampakan Buaya Yang Direkam Oleh Seorang Penyelam Pemberani Di Italia (Foto: Instagram/@bartolomeobove)
Dream – Penyelam bebas, Bartolomeo Bove, menantang maut saat berhadapan dengan buaya yang bisa menyerang kapan saja.
Dilansir laman Daily Star, penyelam di Italia dengan keberaniannya merekam wajah buaya di dalam air dengan posisi yang sangat dekat.
Ia bersama rekannya melakukan petualangan maut itu di Banco Chinchoro, Meksiko. Kameramen Bartolomeo Bove sempat merasa khawatir karena buaya dengan ukuran lumayan besar itu bisa saja memakan Bartolomeo.

Dalam sebuah video, penyelam itu sedang berenang tepat di depan buaya. Tak main-main, Bartolomeo menjulurkan tangannya untuk memegang dagu buaya tersebut. Ia membawa sebuah kamera yang mana bisa merekam kepala buaya itu dengan sangat dekat.
Tampak gigi-gigi buaya yang tajam itu siap menerkam si penyelam kapan saja. Bartolomeo mengaku dirinya memang berada dalam risiko yang sangat berbahaya.
Ia mengatakan buaya itu membiarkan dirinya mendekati tanpa gangguan. Menurutnya jika ada kesempatan, buaya itu bisa saja menyerang dan melumat habis tubuhnya.
“ Banyak orang bertanya-tanya mengapa buaya itu tidak menyerang saya, dan sebaliknya buaya itu justru membiarkan saya mendekatinya tanpa gangguan, jawabannya adalah buaya itu bisa menyerang kapan saja jika ada kesempatan,” jelasnya.

Bartolomeo mengatakan, meskipun buaya yang direkamnya itu lebih besar dari pada ukuran tubuhnya, reptil itu kesulitan menyerang manusia. Buaya lebih mudah memakan hewan kecil yang menurut mereka lebih nyaman dicerna.
Penyelam pemberani itu menjelaskan pendekatannya terhadap buaya secara langsung yang ia lakukan. Menurutnya pendekatan ini lebih kecil risikonya jika dilakukan tepat di depan buaya.
“ Cara teraman untuk mendekati buaya-buaya ini adalah berada tepat di depan mereka karena jangkauan penglihatan mereka yang terbatas dan pada tingkat yang sama atau sedikit di bawah mereka,” ucapnya.
“ Jika berada lurus di depannya, biasanya ketika menyerang mereka akan membelok ke samping, karena mereka tidak menyerang ke depan dengan satu gigitan saja,” tambahnya.
Bartolomeo membagikan video itu di akun Instagramnya dan telah ditonton ribuan kali oleh para pecinta reptil.
“ Hanya gairah yang besar disertai keberanian luar biasa yang dapat membuatnya melampaui rasa takut yang dirasakannya,” kata salah satu warganet memuji keberanian Bartolomeo.
“ Teruskan dan tetap waspadalah, aku takut hanya menonton vide ini,” ucap yang lain.
“ Di Kolombia, saya berhasil mendekati alligator setinggi 4 meter yang berdiri di sungai untuk memancing saat fajar.”
“ Mereka adalah hewan yang indah.”
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya