Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Peringati Hut RI Ke-78, 19 Perpustakaan Ramah Anak Hadir Di Nagekeo NTT (ist)
Dream - Taman Bacaan Pelangi bersama Pemda Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) meresmikan perpustakaan ramah anak di 19 sekolah dasar (SD). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.
Rangkaian acara peresmian perpustakaan telah berlangsung sejak awal Agustus 2023. Sebanyak 19 SD yang kini bisa menikmati tempat membaca lebih baik seperti di SDI Mbay, SDK Penginanga, SDN Anakoli, SDN Nido, SDK Daja, SDI Boki, SDK Doki, SDK Majamere, SDK Ngedu, SDK Wolokoli, SDI Dombe, SDI Madambake, SDI Ndora, SDN Aegela, SDK Lena, SDK Kota, dan SDN Ndetunura.
“ Saya mengapresiasi komitmen dan konsistensi Taman Bacaan Pelangi yang terus berupaya meningkatkan budaya membaca di kabupaten ini. Kini saatnya komunitas di masing-masing sekolah memaksimalkan penggunaan perpustakaan dengan mendorong anak-anak untuk meminjam dan meminjam buku," kata Bupati Kabupaten Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dalam keterangannya, Rabu 9 Agustus 2023.
Mengutip Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI terkait Data Statistik Sekolah Dasar 2022/2023 terdapat 1.199 Sekolah Dasar di NTT yang masih belum memiliki perpustakaan. Perpustakaan sekolah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca anak.
Survey Assesmen Kompetensi Siswa Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanpada 2016 menunjukkan bahwa 47% siswa-siswi kelas 4 di Indonesia belum dapat membaca secara mandiri.
" Taman Bacaan Pelangi ingin membawa perubahan positif di bidang pendidikan, terutama terkait minat baca dan kemampuan membaca anak-anak di daerah pelosok Indonesia. Hal ini dapat terwujud dengan adanya kerjasama dengan berbagai pihak dan lapisan masyarakat," kata Project Manager Taman Bacaan Pelangi, Devi Monita Kristyningsih.
Setelah perpustakaan didirikan, Taman Bacaan Pelangi terus mendampingi sekolah dalam pengelolaan manajemen perpustakaan dan kegiatan membaca hingga sekolah benar-benar mandiri dalam melaksanakan peningkatan literasi di sekolah-sekolah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam