7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Sumber: Instagram.com/sj.artsylens
Dream - Masa kecil seharusnya dihabiskan oleh seorang anak untuk bersenang-senang dengan bermain maupun belajar. Namun, tak semua anak memiliki nasib beruntung bisa merasakan hal tersebut.
Sebagian anak terpaksa mengorbankan masa kecilnya demi mencari rezeki untuk bertahan dan menyambung hidup dari hari ke hari. Seperti dirasakan oleh seorang bocah lelaki pada video yang diunggah akun Instagram @sj.artsylens yang satu ini.
Dalam video tersebut, merekam saat seorang anak lelaki harus berjuang mengadu nasib di usianya yang masih belia. Ia duduk di trotoar pinggir jalan raya sambil memegang barang dagangannya.

Dikutip dari India Times, bocah itu terlihat di dekat lampu lalu lintas utama di sebuah kota di Gujarat. Setiap harinya, ia menjual gantungan kunci kepada pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Sebelum ditawarkan kepada pengendara, anak itu terlebih dahulu merapikan dagangannya sambil duduk di trotoar. Saat kendaraan sudah berhenti barulah ia menghampiri satu persatu pengemudi dan menawarkan gantungan kunci yang ia bawa.

Dari sorotan di video tersebut, bocah lelaki yang menggunakan kemeja kotak-kotak dan celana pendek itu tampak menjajakan dagangannya hingga hari mulai gelap.
Hati semakin pilu, saat melihat kaki bocah itu sedang terluka. Sementara kaki yang sakit ia bungkus menggunakan kain dan kantong plastik, kaki yang satunya lagi berjalan tanpa alas.
Dengan sorot mata yang polos, ia menawarkan gantungan kunci itu kepada perekam video. Usahanya untuk tidak meminta-minta meskipun masih kecil dan sedang cedera itu membuat hati yang melihat menjadi kagum dan terharu.

Disebutkan bahwa yang dialami oleh bocah itu merupakan ilustrasi betapa pilunya nasib jutaan anak di India. Hal ini mendorong diskusi yang lebih luas mengenai perawatan remaja, layanan sosial, pendidikan, dan kesempatan yang sama.
Dengan memberikan perhatian tersebut, diharapkan dapat memberikan upaya untuk mengatasi penyebab dasar permasalahan yang dialami oleh orang-orang seperti bocah lelaki yang berjualan gantungan kunci tersebut.
Usai diunggah, video itu kemudian viral di media sosial dan menuai berbagai tanggapan warganet di kolom komentarnya.
“ Aku merasa sedih untuknya,” tulis akun @prathamesh_marathe_55.
“ Sangat miris melihat video ini. Merupakan tanggung jawab Pemerintah untuk membantu anak-anak tersebut bersekolah & mendidik mereka,” tulis akun @subramanihariom.
“ Pejuang sejati,” tulis akun @shiva.mokka.
“ Dia mencari penghasilan bukan mengemis😢 Saya menghormati bukan mengasihani dia❤️tolong bantu anak itu untuk operasinya,” tulis akun @magicgirl302.
“ Dunia begitu sulit untuk dihadapi...,” tulis akun @dipscreation4.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?