Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Presiden Joko Widodo mengungkapkan proses Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Setelah proses yang panjang akhirnya terdapat tiga kandidat, yaitu Brasil, Indonesia, dan Peru.
Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Jokowi mengatakan bahwa saat itu semua pihak berjuang dan bekerja keras agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Hingga pada Oktober 2019, Indonesia ditunjuk oleh menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA.
“ Ini merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia, karena kita mendapat kepercayaan menyelenggarakan Piala Dunia U-20, penyelenggaraan event olahraga yang paling banyak penggemarnya di seluruh dunia,” Kata Jokowi, Selasa 28 Maret 2023.
Saat itu, belum diketahui siapa yang akan menjadi tim peserta karena masih dalam prakualifikasi. Kemudian, terdapat kepastian Timnas Israel lolos seleksi Piala Dunia U-20 baru kita ketahui pada bulan Juli 2022.
“ Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina, karena dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat,” kata Jokowi dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
Dia menegaskan kembali prinsip negara Indonesia yang konsisten dan teguh dalam memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Serta mendukung penyelesaian two-state solution negara Israel dan negara Palestina Merdeka.
Ia menyampaikan, hal ini sesuai dengan konstitusi menolak penjajahan dalam bentuk apapun. Hal tersebut juga selalu disampaikan dalam forum-forum bilateral, multilateral, maupun internasional.

“ Dan, dalam urusan Piala Dunia U-20 ini, kita sependapat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi, jangan mencampuradukkan urusan olahraga dan urusan politik,” tulisnya.
Sementara saat ini, FIFA telah mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20. Namun, ia mengatakan saat ini Indonesia, baik pemerintah maupun PSSI masih terus berusaha mencari solusi terbaik.
“ Untuk itu, saya telah mengutus Ketua Umum PSSI, Bapak Erick Thohir, untuk bertemu dengan tim FIFA, untuk mencari penyelesaian yang terbaik, mencari solusi yang terbaik,” pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya