Cerita Kesetiaan Edhy Prabowo Kepada Prabowo Subianto

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 24 Oktober 2019 16:01
Cerita Kesetiaan Edhy Prabowo Kepada Prabowo Subianto
Edhy mendampingi Prabowo di Yordania.

Dream - Dua petinggi Partai Gerindra, Edhy Prabowo dan Prabowo Subianto masuk ke jajaran kabinet Indonesia Maju.

Edhy dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Adapun Prabowo didapuk sebagai Menteri Pertahanan.

Persahabatan dua petinggi Partai Gerindra itu terjalin sejak lama. Dalam unggahan yang dibuat Tb Ardi Januar di Facebook, dua tokoh itu bersama-sama meninggalkan Indonesia di masa reformasi.

" Akhir 98, Prabowo memilih pergi ke Yordania untuk menenangkan diri dari derasnya fitnah politik huru-hara. Edhy Prabowo menjadi orang yang setia mendampingi kala itu," tulis pemilik akun tersebut.

 

1 dari 5 halaman

Edhy Mendampingi Prabowo

Ardi menyebut, dalam satu malam di kamar sebuah hotel, Prabowo berbaring di atas ranjang sementara Edhy di kasur bawah. Keduanya sama-sama menatap langit-langit kamar. Edhy dan Prabowo bercakap singkat sebelum tidur.

" Ed, uang kita tinggal berapa?" tanya Prabowo.

" Masih cukup lah Pak," jawab Edhy.

" Habis dari sini kita pergi kemana lagi ya Ed?" ucap Prabowo.

" Terserah Bapak aja. Saya akan ikut mendampingi," kata Edhy.

 

2 dari 5 halaman

Selamat Berjuang

Ardi mengatakan, hingga kembali ke Tanah Air, Edhy dan Prabowo  membangun bisnis dari bawah dan menggalang organisasi petani.

Perjuangan Edhy dan Prabowo berlanjut mendirikan partai politik dan memperjuangkan cita-cita para pendahulu bangsa dan hingga detik ini pula, komitmen setia bersama itu masih terjaga.

" Selamat bertugas dua ksatria tercinta," tulis pemilik akun itu.

3 dari 5 halaman

Jadi Menhan, Prabowo Subianto Ingin Lakukan Ini Dulu

Dream - Prabowo Subianto menyatakan meminta waktu untuk mempelajari dahulu tugasnya sebagai menteri pertahanan (Menhan) sebelum efektif bekerja. Saat ini, ketua umum Partai Gerindra itu akan fokus pada serah terima jabatan dengan Menhan lama.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai dilantik presiden Joko Widodo sebagai Menhan menggantikan Ryamizard Riyacudu.

Tidak banyak pernyataan yang disampaikan Prabowo usai dilantik. Dia mengaku harus segera menuju Gedung Kemenhan untuk serah terima jabatan.

" Mungkin ada proses serah terima," kata Prabowo di Istana Negara, Rabu 23 Oktober 2019.

Prabowo mengatakan butuh waktu untuk mempelajari situasi terkini. Dia akan berkoordinasi dengan jajaran staf Kemenhan terkait hal ini.

" Saya akan belajar dulu situasi terakhir baru kita bisa bekerja," ucap Prabowo.

4 dari 5 halaman

Prabowo Subianto Diminta Jokowi Bantu Bidang Pertahanan

Dream - Ketua Umum dan Waketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan politisi Gerindra Edhy Prabowo, telah selesai bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Keduanya menyatakan siap membantu Jokowi dalam jajaran kabinet.

" Saya bersama saudara Edhy Prabowo, kami diminta memperkuat kabinet beliau," ujar Prabowo di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Prabowo mengatakan keputusan saat bertemu Jokowi sesuai dengan apa yang dia sampaikan sebelumnya. Dia mengatakan siap membantu jika diminta.

" Hari ini resmi diminta dan kami siap membantu," ucap Prabowo.

Lalu, Prabowo diminta Jokowi untuk menduduki kursi apa?

" Saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan. Tadi beliau memberikan pengarahan dan saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran yang diinginkan," jelas mantan Calon Presiden ini.

5 dari 5 halaman

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo Temui Jokowi, Ikut Jadi Menteri?

Dream - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, juga mendatangi Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Tiba di Istana Negara pukul 16.15 WIB. Dia terlihat mengenakan kemeja putih dan langsung menuju ruang pertemuan.

Prabowo datang tidak sendirian. Dia hadir didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo.

Belum diketahui maksud kedatangan Prabowo bersama Edhy ke Istana Negara.

Sebelumnya, sejumlah tokoh diminta hadir oleh Jokowi. Sebagian dari mereka akan mengisi jabatan menteri di kabinet baru Jokowi. Sama seperti Prabowo dan Edhy, para tamu yang diduga calon menteri Jokowi itu datang mengenakan kemeja putih.

Nama-nama tersebut seperti Mantan Ketua MK Mahfud MD, Bos Gojek Nadiem Makarim, Bos Net TV Wishnutama, Bos Mahaka Group Erick Thohir, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, serta Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rachman.

Selama dua hari yaitu pada Senin dan Selasa, 21-22 Oktober 2019, Jokowi memanggil sejumlah nama. Sedangkan keputusan untuk susunan kabinet baru akan ditetapkan pada Rabu, 23 Oktober 2019.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone