Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Ahli Biologi Kelautan, Ryan Jhonson, mengatakan bahwa seekor predator puncak, seperti hiu putih, dapat menenggelamkan paus hanya dalam 50 menit.
Sebuah pertarungan antara hiu putih dan paus bungkuk berhasil tertangkap kamera. Kejadian langka itu terjadi pertama kali di lepas pantai Afrika Selatan.
Seekor predator puncak bernama Helen, berhasil menenggelamkan paus hanya dalam waktu 50 menit. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa paus tersebut awalnya mengalami sakit akibat terjebak dalam tali pancing yang dibuang.

Rekaman yang berhasil diambil oleh drone di pantai Port Elizabeth pada bulan Februari lalu mengungkapkan bagaimana Helen berhasil membuka arteri utama paus tersebut. Lalu menenggelamkannya.
Serangan tersebut terjadi ketika paus bungkuk tersebut menyerang dan Helen menggigit sisi ekornya lalu membuka luka di bagian arteri.
Helen kemudian berdiam selama 30 menit sembari melihat laut yang berubah warna menjadi merah. Lalu Helen kembali menyerang kepala paus bungkuk tersebut. Hingga akhirnya paus itu pun mati dan tenggelam.

Ryan Jhonson yang melihat rekaman tersebut mengatakan bahwa, dia mencurigai Helen sebagai ‘pembunuh paus yang berpengalaman’
“ Tidak ada keraguan. Seolah-olah dia tahu persis bagaimana cara melakukannya. Helen berusaha menggulingkannya, menariknya kebawah sebagai upaya untuk menenggelamkannya,” ungkap Jhonson.
Helen ditandai oleh Johnson dalam penelitian tahun 2013. Dan salah satu tempat perburuannya yang biasa adalah False Bay di Cape Town. Tetapi ia menghindarinya selama dua tahun terakhir.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam