Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Perusahaan Saudi Tak Bisa Pasok Konsumsi Jamaah Haji

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 19 Juni 2014 15:23
Perusahaan Saudi Tak Bisa Pasok Konsumsi Jamaah Haji
Puluhan perusahaan katering terancam tidak akan bis amenyediakan konsumsi untuk jamaah haji musim depan. Sebab, perusahaan-perusahaan itu kesulitan memperoleh tenaga kerja musiman.

Dream - Ketua Komite Katering Kamar Dagang dan Industri Mekah, Shaker Al-Harthi, mengatakan sebanyak 30 perusahaan terancam tidak bisa menyediakan konsumsi jamaah haji musim depan. Sebab, perusahaan-perusahaan itu kesulitan memperoleh tenaga kerja musiman.

Al-Harthy menambahkan, tiga puluh perusahaan yang kesulitan mendapat tenaga kerja itu telah mengirim telegram ke Kementerian Perdagangan Saudi. Mereka mengeluhkan tidak tersedianya tenaga kerja musiman yang biasa digunakan jasanya untuk menyediakan makanan untuk jamaah haji.

Menurut dia, sebenarnya ada cara untuk mendapatkan tenaga musiman itu. Yakni dengan merekrut melalui agen tenaga kerja. Namun upah tenaga kerja yang direkrut melalui agen-agen itu 50 persen lebih mahal. Sehingga ongkos itu akan berpengaruh pada semakin mahalnya katering yang mereka sediakan.

" Ini bertentangan dengan petunjuk pemerintah untuk mengontrol dan menurunkan harga bagi para jamaah haji," ujar Al-Harthy dikutip Saudi Gazette, Kamis 19 Juni 2014.

" Kondisi ini akan membawa perusahaan melanggar peraturan pemerintah dan mendapatkan sanksi karena kurangnya pelayanan yang diberikan terhadap jamaah."  

Dia berharap agen-agen tenaga kerja di Saudi itu bisa menyediakan tenaga kerja musiman dengan harga yang lebih murah. Sehingga harga katering yang diproduksi untuk jemaah haji terjangkau. Apalagi tenaga kerja yang dibutuhkan itu tidak harus berpendidikan dan punya keahlian khusus.

Al-Harthy menambahkan, biasanya Kadin Mekah merekrut tenaga kerja yang sama dengan asal para jamaah haji. Sebab mereka sudah tahu tradisi para jamaah yang dilayani itu. Misal, untuk menyediakan makanan untuk jamaah haji asal Indonesia, maka tenaga kerja yang direkrut adalah tenaga kerja asal Indonesia. (Ism)

Beri Komentar