Pesawat Rusia Berpenumpang 224 Orang Jatuh di Mesir, Dirudal?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 2 November 2015 11:15
Pesawat Rusia Berpenumpang 224 Orang Jatuh di Mesir, Dirudal?
Petugas penyelamat mendapat temuan aneh di lapangan berupa banyaknya suara ponsel berdering di sekitar lokasi jatuhnya puing pesawat.

Dream - Pesawat milik maskapai penerbangan Rusia, Kogalymavia jatuh di kawasan Sinai, Mesir. Pesawat itu mengangkut 224 penumpang, ujar Pemerintah Mesir.

Pesawat tipe Airbus A-321 tersebut meninggalkan kawasan Laut Merah di Sharm el-Sheikh menurut St Petersburg. Pesawat tersebut hancur dan menjadi berkeping-keping.

Puing-puing pesawat ditemukan di kawasan Hasana dengan bodi pesawat terbelah, dengan sebuah kotak hitam ditemukan tidak jauh dari lokasi puing. Seorang pejabat mendeskripsikan adegan tragis dengan tubuh korban masih terikat di bangku penumpang.

Perdana Menteri Mesir menyatakan tidak ada aktivitas tidak biasa yang dapat disalahkan.

Sinai merupakan kawasan yang memiliki jaringan milisi yang aktif, dan pada Sabtu petang, milisi yang berafiliasi dengan gerakan ISIS menyatakan klaim di media sosial mereka telah menjatuhkan pesawat dengan kode penerbangan KGL9268.

Tetapi, Menteri Transportasi Rusia Maksim Sokolov mengatakan kepada kantor berita Interfax laporan tersebut tidak dapat sepenuhnya dianggap benar. Sebab, menurut dia, tidak ada bukti yang kuat menunjukkan pesawat tersebut menjadi target.

Menteri Penerbangan Sipil Mesir mengatakan pesawat berada di ketinggian 9.450 meter ketika hilang kontak.

Pakar keamanan mengatakan pesawat terbang pada posisi yang tidak mungkin dapat dijangkau peluru kendali darat ke udara, yang diketahui milik milisi Sinai.

Petugas penyelamat berhasil menemukan satu bagian kotak hitam pesawat, sementara bagian yang lain masih dalam pencarian. Saat penemuan kotak hitam tersebut, petugas mendapati temuan cukup aneh di lokasi puing-puing, yaitu banyak terdengar suara ponsel berdering.

" Kami mendengar banyak suara deringan telepon, kemungkinan besar milik para korban, dan petugas mengumpulkan serta memasukkan ke dalam satu tas," ujar salah satu petugas penyeamat kepada Reuters.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pencarian sisa puing pesawat yang belum ditemukan.

(Ism, Sumber: bbc.com | reuters.com)

 

Beri Komentar