Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kempegowda Dan Kawan-kawannya (Twitter)
Dream - Pembeli adalah raja, demikianlah kata pepatah. Sehingga siapapun dan seperti apapun penampilan pelanggan, harus mendapat pelayanan yang terhormat dari para penjual. Apalagi, pada dasarnya semua orang harus saling menghormati.
Namun prinsip itu tidak terjadi di sebuah showroom di distrik Tumakuru, Karnataka, India, saat seorang petani ingin membeli mobil pikap Bolero. Petani bernama Kempegowda itu, yang datang dengan teman-temannya, malah diusir oleh sales showroom tersebut.
Kempegowda mengaku hanya dianggap sebagai window-shoppers alias melihat-lihat saja. Sales eksekutif itu bahkan mengatakan bahwa Kemegowanda tidak punya 10 rupee di kantongnya, apalagi sejuta rupee untuk membeli mobil.
" Melihat pakaian saya dan kondisi saya, mereka merasa bahwa saya tidak punya duit. Salah satu pegawai mereka mengatakan kepada saya, 'Anda mungkin bahkan tidak memiliki 10 rupee, apakah Anda akan membeli kendaraan ini?'," kata Kempegowda.
Merasa terhina, Kempegowda dan teman-temannya pulang sambil berujar kepada pengelola showroom bahwa mereka dalam sejam lagi bakal kembali dengan membawa uang tunai untuk membeli SUV.
Kempegowda menyuruh sales eksekutif yang menghinanya untuk mengantarkan mobil pada hari itu juga, jika mereka berhasil membawa uang tunai.
Video insiden tersebut menjadi viral dengan beberapa pengguna menuduh tim penjualan di showroom itu rasis.
Menurut The Times of India, sales eksekutif merasa bahwa para petani itu tidak akan pernah berhasil memenuhi tantangan mereka karena sudah terlambat untuk menarik uang tunai dari bank hari itu.
Namun tiga puluh menit kemudian, para petani kembali dengan satu juta rupee dan membeli mobil. Tapi, sales eksekutif tidak bisa mengantarkan dan meminta waktu dua hari.
Para petani itu marah dan mengajukan pengaduan ke polisi setempat. Personel polisi di Tilak Park harus membujuk Kempegowda dan teman-temannya untuk kembali ke rumah mereka.
Kempegowda menyatakan tidak ingin membeli mobil itu lagi dan menuntut permintaan maaf tertulis dari showroom karena telah mempermalukannya dan teman-temannya.
" Saya telah meminta eksekutif dan pemilik showroom untuk meminta maaf kepada kami secara tertulis karena telah mempermalukan saya dan teman-teman saya. Sekarang, saya kehilangan minat untuk membeli kendaraan itu," kata Kempegowda. (Sumber: India.com)
Mahindra Car showroom salesman taunted a farmer aftr seeing his attire when he visited showroom to buy Bolero Pik-up. Farmer Kempegowda alleged field officer of showroom made fun of farmer & his attire, told him tat car is not worth 10 rupees for him to buy. @anandmahindra pic.twitter.com/9fXbc5naY7
— Sagay Raj P || ಸಗಾಯ್ ರಾಜ್ ಪಿ (@sagayrajp)January 23, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya