Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Temuan 'piramida' Di Dasar Samudera Pasifik (sumber: Dailymail.co.uk)
Dream - Manusia selalu merasa tertantang untuk mengeksplorasi dunia hingga ke dasar lautan. Tetapi, belakangan diketahui jika alien barangkali telah mengalahkan manusia dalam mengeksplorasi Bumi.
Fakta itu kini sedang menjadi perdebatan. Sebab, sejumlah peneliti bernama Martian menemukan benda berbentuk piramida di dasar lautan.
Dengan menggunakan Google Earth mereka menemukan bayangan yang memiliki panjang 13,6 kilometer. Beberapa diantara mereka meyakini jika bayangan benda itu merupakan pesawat Unidentified Flying Object (UFO) yang diparkir di dasar lautan.
Seorang peneliti di Argentina, Marcelo Igazusta menjadi orang pertama yang melihat obyek di bawah laut itu.
Menggunakan koordinat, 12 ° 8'1.49 lintang utara dan 119 ° 35'26.39' bujur barat, Igazusta mengklaim melihat titik bercahaya dari kegelapan di Samudera Pasifik, yang letaknya sebelah barat dari Meksiko.
Melihat temuan itu, menurut laman Daily Mail, pemburu jejak alien ternama Scott C Waring, membagikan temuan Igazusta kepada para pengikutnya.
" Piramid sempurna yang berukuran 13,6 kilo meter dari daratan," tulis Waring di blog pribadinya UFO Sightings Daily.
" Tetapi, ukuran itu bisa saja mencapai 17,7 kilometer," ucap dia menambahkan.
Struktur besar itu barangkali sulit dikenali di layar televisi. Tetapi, jika dilihat dengan saksama bentuk piramid akan tampak nyata.
Waring mengatakan, piramid itu berdekatan dengan peradaban kuno Suku Maya dan piramida Aztec di Mexico. Meskipun piramida kuno itu dibangun oleh manusia, kata Waring, hanya para alien yang menyelesaikan pembangunan itu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya