Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (www.welcometobratislava.eu)
Dream - Banyaknya sopir taksi 'nakal' yang enggan menggunakan argometer sebagai alat ukur pembayaran, membuat resah para penumpang. Tak jarang, para sopir mematok harga tidak wajar.
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, mengancam akan menindak tegas para sopir taksi yang kedapatan tidak menggunakan argometer.
" Mematikan argometer itu pelanggaran. Kalau nakal, kita akan tindak yang mematikan argo-argo itu," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 21 Maret 2017.
Sementara, terkait penetapan tarif batas atas dan batas bawah, baik taksi online ataupun konvensional, Tito menyerahkannya kepada pemerintah daerah.
" Sehingga ada kesepakatan tarif atas bawah di wilayah masing-masing, kemudian baru diusulkan kepada pusat," ujar dia.
Tetapi, tambah Tito, untuk di wilayah Jabodetabek, tarif bawah dan atas diputuskan oleh pemerintah pusat.
" Ada yang keberatan, di Jakarta itu keberatan minta keputusannya oleh pusat," ujar dia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012