Polisi Tangkap Dalang Utama Rusuh Yahukimo Papua, Sosoknya Mengejutkan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 11 Oktober 2021 14:00
Polisi Tangkap Dalang Utama Rusuh Yahukimo Papua, Sosoknya Mengejutkan
Polisi beberkan peran pelaku utama dalam kerusuhan di Yahukimo, Papua.

Dream - Polisi menangkap dalang kerusuhan yang terjadi pada Sabtu 9 Oktober 2021 di Yahukimo, Papua. Pelaku utama diketahui berinisial MKB.

" Ini pelaku utama dari aksi kekerasan di Yahukimo. Sudah ditangani oleh Polres Yahukimo untuk proses selanjutnya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, di Jakarta, Minggu 10 Oktober 2021.

Hingga kini, sudah 23 tersangka yang ditahan oleh Polres Yahukimo.

1 dari 5 halaman

Peran Pelaku Utama

polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya yang sudah ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron.

" Kita dalami, tapi berdasarkan informasi yang diterima oleh kepolisian di sana, yang bersangkutan adalah yang menginisiasi, kemudian mengumpulkan dan menggerakkan daripada kelompok-kelompok sehingga terjadi kekerasan di Yahukimo," jelas dia.

Rusdi turut membenarkan bahwa MKB merupakan Kepala Suku Kimyal. Adapun pelaku memiliki marga yang sama dengan Bupati Yahukimo Abock Busup yang meninggal dunia, yakni bernama belakang Busup.

" Iya, kepala suku dan indikasi daripada aparat kepolisian dia pelaku utama," Rusdi menandaskan.

Sumber: merdeka.com

2 dari 5 halaman

Kronologi Kerusuhan Yahukimo: 6 Tewas, Seribu Orang Mengungsi

Dream - Papua kembali memanas setelah terjadi bentrokan antara Suku Kiiyal dengan Suku Yali di Yahukimo, Papua, Minggu 3 September 2021. Enam orang dilaporkan tewas akibat peristiwa tersebut.

" Saat ini korban yang meninggal dunia menjadi 6 orang dan masih di semayamkan di RS Yahukimo," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, dikutip dari Merdeka.com, Senin 4 Oktober 2021.

Sementara itu, korban luka-luka yang sebelumnya tercatat hanya 10 orang kini bertambah menjadi 41 orang dan tengah menjalani perawatan di RSD Yahukimo.

" Sementara itu untuk masyarakat yang mengamankan diri di Polres Yahukimo di perkirakan kurang lebih 1.000 orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak," kata Kamal.

3 dari 5 halaman

Kepolisian Tengah Mendalami Kasus

Kepolisian telah melakukan langkah-langkah mendatangi TKP, mengamankan TKP, melakukan evakuasi terhadap masyarakat dari Suku Yali yang menjadi korban aksi penyerangan ke RSUD Yahukimo, melakukan pendekatan terhadap para tokoh, melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Yahukimo.

" Untuk masyarakat saat ini masih mengamankan diri di Polres Yahukimo. Dan anggota TNI- Polri melaksanakan patroli baik di tengah kota maupun pinggiran kota Dekai, agar situasi kembali kondusif," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal.

4 dari 5 halaman

Kronologi Penyerangan

Sementara untuk kronologi penyerangan, Kamal menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 12.45 WIT ketika masa Suku Kimiyal yang dipimpin Kepala Suku Umum Kimyal Morome Keya Busup mendatangi pemukiman Suku Yali.

Kamal melanjutkan, sekitar pukul 12.50 WIT setelah mendapatkan informasi terkait serangan tersebut. Polres Yahukimo dipimpin Kasat Intelkam, AKP I Nengah S Gapar, bersama 20 personel langsung menuju lokasi dan menghalau serangan tersebut.

" Pukul 13.00 Wit, Kelompok massa tersebut berhasil dihalau kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan 2 Unit Mini Bus menuju ke Komplek Suku Yali di perumahan masyarakat komplek Telkomsel," sebutnya.

 

5 dari 5 halaman

Usai dihalau, kelompok masa dari Suku Kimiyal malah kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat suku Yali yang berada di Hotel Nuri dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel.

" Pukul 13.30 WIT, Kapolres Yahukimo, AKBP Deni Herdiana, bersama 20 personel gabungan menuju ke Hotel Nuri dan dilanjutkan ke komplek masyarakat suku Yali yang berada di komplek Telkomsel untuk menghalau massa," ujarnya.

Lalu, sekitar 13.35 WIT, Kelompok masyarakat yang dihalau bergerak melalui jalan setapak di belakang barak pemda lama Jalan Jenderal Sudirman, menuju komplek Sekla Jalan Gunung dan melakukan aksi pembakaran terhadap beberapa rumah milik masyarakat dari suku Yali.

" Pukul 13.40 WIT, Kapolres bersama bersama Personel gabungan TNI-Polri bergerak dari Hotel Nuri menuju ke Komplek Sekla untuk membubarkan kelompok massa yang melakukan aksi pembakaran," katanya.

Kemudian pada pukul 14.00 WIT, setelah serangan berhasil dihalau, Kapolres Yahukumi langsung melakukan evakuasi terhadap korban ke RSUD Dekai.

" Pukul 14.30 WIT, personel gabungan TNI-Polri melakukan pengaman pada objek vital di antaranya Kantor Bupati Yahukimo, Kantor DPRD Yahukimo dan Gedung Perkantoran Lainnya," ujarnya.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar