Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
DREAM.CO.ID – Menghadapi anak yang sedang marah, menangis, atau tantrum bisa menjadi tantangan besar bagi banyak orang tua. Para ahli perkembangan anak mengungkapkan bahwa pilihan kata yang tepat dari orang tua dapat membantu meredakan emosi anak secara efektif.

Cara orang tua berkomunikasi saat anak sedang emosi sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak. Berikut beberapa kalimat yang bisa diterapkan oleh orangtua untuk meredakan emosi anak.
1. 'Kamu lagi marah, ya? Gak apa-apa kok merasa marah'.
Kalimat ini membantu anak mengenali dan menerima emosinya, tanpa merasa dihakimi.
2. 'Mama/Papa di sini kalau kamu butuh pelukan atau mau cerita'.
Memberi rasa aman dan dukungan emosional yang membuat anak tahu bahwa mereka tidak sendirian.
3. 'Boleh ambil napas dulu bareng-bareng yuk'.
Mengajak anak bernapas dalam dapat membantu menurunkan ketegangan secara fisik dan mental.
4. 'Kamu ingin sesuatu terjadi dengan cara berbeda, ya?'.
Membantu anak memahami sumber frustrasinya dan merasa dimengerti.
5. 'Kita cari solusi bareng, yuk'.
Mengajak anak berpikir tentang penyelesaian masalah bisa menjadi pelajaran penting untuk regulasi emosi.
Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), komunikasi positif dalam keluarga merupakan salah satu fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat secara emosional bagi anak.
Orang tua juga diimbau untuk menghindari kalimat-kalimat yang meremehkan emosi anak, seperti 'Ah, gitu aja nangis', 'Udah, diam!', 'Kamu ini lebay banget sih!'.
Kalimat seperti itu justru bisa membuat anak merasa tidak dimengerti, bahkan memendam emosinya yang berisiko muncul dalam bentuk lain di kemudian hari.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol