Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Ilustrasi/ Foto: Pixabay/jatocreate
DREAM.CO.ID – Sebagai orangtua, melihat anak sering gelisah, cemas, atau tampak tak tenang bisa membuat hati ikut resah. Kadang mereka sulit tidur, mudah marah, atau tiba-tiba rewel tanpa sebab yang jelas.
Tapi tenang, gelisah itu merupakan hal yang wajar terutama di usia dini saat anak sedang belajar mengenali emosi. Nah, agar si kecil lebih tenang dan nyaman, ada beberapa cara sederhana tapi efektif yang bisa dicoba di rumah. Yuk, simak tipsnya.

1. Ajak Anak Ngobrol dengan Lembut
Kadang anak terlihat gelisah karena ada sesuatu yang dipendam. Coba duduk bersama mereka, tanya dengan tenang, 'Hari ini ada yang bikin kamu sedih atau kesal?' Hindari menginterogasi, cukup dengarkan. Anak butuh merasa aman dan didengar.
2. Latihan Napas Dalam
Ajak anak melakukan teknik pernapasan sederhana seperti tarik napas pelan-pelan lewat hidung, tahan sebentar, lalu hembuskan lewat mulut. Ulangi beberapa kali. Bisa juga sambil main 'meniup gelembung imajinasi' agar terasa menyenangkan.

3. Salurkan Lewat Aktivitas Kreatif
Menggambar, mewarnai, atau membuat prakarya bisa membantu anak mengekspresikan perasaan yang belum bisa mereka ucapkan. Kadang, dari gambar mereka, kita bisa tahu apa yang sedang dirasakan.
4. Kurangi Paparan Layar Berlebihan
Screen time yang terlalu banyak bisa bikin anak lebih gelisah atau susah fokus. Pastikan anak punya waktu cukup untuk bermain bebas, bersosialisasi, dan istirahat tanpa layar.
5. Ciptakan Rutinitas yang Konsisten
Anak-anak butuh kepastian untuk merasa aman. Dengan jadwal harian yang teratur seperti waktu makan, tidur, dan bermain. Maka anak akan merasa lebih tenang karena tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
6. Peluk dan Beri Sentuhan Fisik
Sentuhan fisik seperti pelukan, usapan di punggung, atau sekadar menggenggam tangan bisa membantu menenangkan anak. Bagi mereka, sentuhan itu seperti 'pelindung' dari rasa takut.
7. Perhatikan Kualitas Tidur
Kurang tidur bisa bikin anak mudah gelisah. Coba periksa apakah mereka cukup istirahat dan tidur nyenyak. Hindari aktivitas berat atau layar sebelum tidur agar anak lebih rileks.
Menghadapi anak yang sering gelisah memang butuh kesabaran ekstra. Tapi dengan pendekatan yang penuh kasih dan konsisten, anak perlahan akan belajar mengenali dan mengelola emosinya sendiri.
Ingat, anak bukan 'nakal' namun mereka hanya belum tahu cara menyampaikan perasaannya. Tugas orangtua? Membimbing dengan cinta.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?

Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’