Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Usatoday.com
Dream - Aksi protes terhadap kematian George Floyd tak hanya dilakukan oleh warga, tapi juga polisi di beberapa area di Amerika Serikat.
Mereka pun merasa tindakan polisi Minneapolis yang menginjak leher Floyd selama lebih dari 8 menit, tidak dapat diterima.
Kepala polisi di Houston, tempat Floyd berasal, Art Acevedo mengatakan pelaku harus dihukum seadil-adilnya.
Ia pun ikut serta dalam pawai yang bertujuan untuk menegakkan keadilan pada Floyd di hari Sabtu.
Keesokan harinya, Acevedo berpidato menyatakan opininya yang setuju dengan protes tersebut, serta marah pada orang Amerika yang tidak masalah dengan kematian Floyd.
Dilansir dari NBC News, Acevedo juga meminta persetujuan keluarga untuk mengawal proses pengiriman jasad Floyd kembali ke Houston. Seorang polisi di Michigan, Chris Swanson juga ikut serta dalam pawai tersebut.
“ Saya ingin menjadikan ini parade, bukan protes,” tutur Swanson. Kepala Polisi di Central Coast California, Andy Mills bersama Walikota, Justin Cummings pun berlutut saat protestan berkumpul pada akhir pekan kemarin.
Aksi tersebut menunjukkan solidaritas terhadap protestans dan respon negatif seputar kekerasan polisi pada orang kulit hitam. Selanjutnya, kepala polisi di sekitar Miami berlutut dan berdoa bersama protestan sabtu kemarin.
“ Ini adalah langkah awal yang baik dan benar,” tutur perwakilan polisi Miami-Dade.
Sersan polisi, Howard Banks menentang kejahatan pada Floyd dan mengatakan, “ Ini adalah perlawanan kita pada orang dan polisi jahat. Kami ingin mereka dikeluarkan dari tugas dan pekerjaan polisi karena membuat kita semua terlihat buruk" .
Sejumlah polisi di beberapa wilayah dilaporkan menghadapi demonstran dengan damai. Para anggota polisi berlutut di hadapan demonstran. Pemandangan ini membuat demonstran kagum dan saling memeluk satu sama lain.
(Sumber: NBC News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya