Dream - Sekelompok orang berpenampilan layaknya warga sipil Palestina terlibat aksi demonstrasi di Tepi Barat. Mereka mengenakan tudung kepala dan ikut melempari tentara Israel dengan batu.
Saat tentara semakin mendekat, sekelompok orang itu justru membalikkan badan. Segera setelah itu, mereka mengambil senjata dan langsung menembak ke arah warga Palestina.
Seketika, warga Palestina segera membubarkan diri. Sayangnya, ada satu warga Palestina menjadi korban dalam insiden ini. Korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami luka serius lantaran tertembak serta mendapat sejumlah pukulan dan tendangan.
Sekelompok orang tersebut belakangan diketahui ternyata merupakan polisi Israel. Satuan keamaan negara tersebut kerap memicu bentrokan fisik dengan menyusupkan sedikitnya 12 orang intel ke barisan massa Palestina yang menggelar aksi protes.
Juru bicara militer Israel mengklaim sebanyak 350 demonstran Palestina melempar batu dan bom molotov ke arah tentara Israel. Dia juga menuding para demonstran membakar ban dan menembakkan kembang api.
Sementara di pihak Palestina, mereka menuding Israel sengaja menempatkan mata-mata yang mampu berbahasa Arab. Mereka difungsikan untuk memprovokasi warga Palestina.
Situasi di Tepi Barat terus memanas. Bentrokan antara warga Palestina dengan militer Israel terjadi hampir di sebagian besar wilayah pendudukan.
Sumber: dailymail.co.uk
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%