Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tanpa disadari penggunaan perangkat teknologi untuk komunikasi sehari-hari membuat seseorang tak ubahnya 'zombie hidup'. Terlalu asyik menggunakan perangkat komunikasi tak jarang membuat seseorang celaka saat berada di jalan.
Hal itulah yang menjadi perhatian serius pemerintah kota Shibuya, Jepang. Insiden kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki atau pengguna sepeda meningkat sekitar 41 persen dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Kecelakaan itu tidak terlepas dari kebiasaan pengguna jalan yang menggunakan ponsel sambil berjalan kaki atau mengayuh sepeda. Jumlah korban kecelakaan di jalan raya akibat menggunakan ponsel terus meningkat setiap tahunnya.
" Dalam empat tahun terakhir hingga 2013, ada 122 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit setelah kecelakaan yang disebabkan pejalan kaki menggunakan ponsel," ucap Tetsuya Yamamoto, seorang pejabat senior di bagian pencegahan dan keselamatan bencana Pemadam Kebakaran Tokyo seperti dilansir Emirates247.
Hingga saat ini lebih dari setengah populasi Jepang merupakan pengguna ponsel pintar dan proporsinya terus meningkat cepat, termasuk pengguna anak-anak sekolah yang sudah dibekali perangkat ini.
Sebuah riset yang dilakukan oleh perusahaan operator NTT Docomo memprediksi rata-rata pejalan kaki lebih banyak menaruh perhatian pada ponsel dan hanya 5% saja yang benar-benar fokus pada langkah mereka.
Bukan hanya itu, pengguna ponsel juga lebih mementingkan koneksi melalui sosial media dibadingkan menyelamatkan diri mereka dalam keadaan genting sekalipun.
Dalam sebuah bencana alam gunung meletus yang pernah menimpa Jepang, banyak orang yang lebih memilih mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel dan membagikannya melalui sosial media tanpa peduli keselamatan dan bahaya lava panas.
Tokyo hanyalah satu dari sekian banyak kota besar yang tengah berjuang untuk memberikan keselamatan dan kenyaman bagi warganya di era generasi Z ini. Sejumlah kota besar bahkan secara khusus menyediakan jalur khusus bagi pejalan kaki yang juga menggunakan ponsel saat berjalan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya