Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: (www.dailymail.co.uk)
Dream - Pada dasarnya tiap wanita ingin selalu tampil cantik. Memperhatikan penampilan dari luar mau pun dalam. Dengan rambut kilau terurai, kulit tubuh yang halus bak sutera, dan feminin.
Berbeda dengan kabar mengejutkan jagat media sosial akhir-akhir ini. Yakni, wanita yang memiliki jenggot tebal seperti pria. Peristiwa istimewa ini mengalami ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan tumbuhnya jenggot dan kumis di wajah.
Dialah Harnaam Kaur yang menjadi heboh di jejaring sosmed maupun kalangan netizen. Pasalnya, gadis penganut kepercayaan Sikh ini memiliki jenggot di wajahnya. Gadis ini menjadi bahan olokan di dunia maya. Bukan hanya itu, dia juga menjadi korban cyber bullying. Namun, dia tak merasa sakit hati atau malu, justru dia tanggapi dengan bijak.
Wanita 23 tahun dari Slough, Berkshire ini mulai tumbuh jenggot sejak usia 16. Itu terjadi setelah didiagnosa dengan sindrom ovarium polikistik, suatu kondisi yang menyebabkan pertumbuhan rambut berlebih.
Banyak hinaan di media sosial tentang dirinya, membuat Kaur lebih percaya diri atas kelebihan yang Tuhan berikan kepadanya. Dia sering mengunggah foto-foto dengan jenggot terurai di media sosial.
Seperti dikutip dari Daily Mail, dia sengaja memanjangkan jenggot sebagai satu ibadah untuk kepercayaannya, yang belum tentu dimengerti orang lain. Sebagaimana yang kita ketahui, kepercayaan Sikh memang tidak memperbolehkan penganutnya untuk memotong dan mencukur rambut.
" Ketika pertama kali jenggot ini tumbuh, saya pelihara karena alasan agama. Tapi setahun berlalu saya merasakan lebih enjoy," tuturnya
" Saya telah belajar untuk mencintai diriku sendiri dan tidak ada yang menggoyahkanku sekarang," pungkasnya.
Dia juga salah satu dari 60 orang terpilih untuk tampil dalam pameran yang bertajuk Project 60. Rasa yakin Kaur membuat Semua orang kagum padanya, dan dia merasa lebih kuat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya