Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram.com/rafidhabibie
Dream - BJ Habibie dikenang sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi. Namun, di ingatan cucu-cucunya, Presiden ke-3 Indonesia itu adalah sosok eyang yang hangat dan dirindukan.
Begitu juga yang dirasakan Muhammad Rafid Habibie yang dikenal sangat dekat dengan BJ Habibie. Rafid memang bukan cucu langsung. Dia adalah cucu adik kandung BJ Habibie, Junus Effendi Habibie.
Meski demikian, Rafid juga dikenal sebagai remaja dengan banyak prestasi. Khususnya di bidang olah raga sepakbola.
Rafid bahkan pernah bermain di salah satu klub Italia karena talentanya. Selain miliki segudang prestasi, Rafid juga dikaruniai perawakan yang tampan.
Tak heran, laman Instagram Rafid kerap dibanjiri komentar terkait perawakannya. Banyak netizen yang mengatakan Rafid mirip dengan pemeran Aladdin, Mena Massoud.
View this post on Instagram
Kalau menurutmu bagaimana? Mending buktiin langsung yuk, sekalian intip foto-fotonya di bawah ini:
1. Rafid baru berusia 19 tahun loh, brondong manis. Dirinya baru berulang tahun pada 24 Juli kemarin.

2. Ini potret Rafid bersama Habibie dan pelatih tim nasional Indonesia, Indra Sjafri.
View this post on Instagram
3. Pesona Rafid saat berada di lapangan, wuih!

4. Ini keluarga Rafid, kompak saat merayakan idul fitri. Rafid sendiri merupakan putra dari Rully Habibie.

5. Jadi apakah Rafid Habibie mirip dengan pemeran Aladdin?

Dream - Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie membagi kekesalannya ke para cucu yang terlalu banyak bermain gim.
Pesan itu disampaikan Habibie saat di acara Mata Najwa berjudul Eyang Habibie Menjawab Soal Kids Jaman Now yang diunggah di Youtube, 22 Desember 2017.
" Saya paling marah sama cucu saya kalau seharian main iPad Pro-nya, Tidak belajar, tetapi main games dan sebagainya," kata Habibie, diakses Rabu, 11 September 2019.
Habibie mengatakan, bermain gim menghabiskan uang dan waktu. Dia menyayangkan sikap orang yang menghabiskan porsi besar dalam sehari untuk bermain gim.
Kepada para cucunya, Habibie mengatakan, tidak masalah seseorang bermain iPad Pro. " Tapi jangan games dong," ucap dia.
Sebab, kata dia, kehidupan itu bukan suatu gambling, perjudian, itu berkat kerja keras.
" Saya tidak pernah menang dalam satu perjudian. I've work very hard. Habiskan waktu dengan baca sesuatu yang ingin tekuni dan tertarik," ujar dia.
Selain itu, Habibie juga berpesan agar `Kids Zaman Now` yaitu selalu unggul di bidangnya masing-masing dan mampu bekerja keras.
" Harus berusaha agar unggul dalam bidangnya masing-masing dan harus bisa bekerja sama dalam satu tim (teamwork). Itu memperjuangkan kepentingan bersama dan dalam tim itu harus transparan," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya