Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suasana Supporter Rusuh Usai Pertandingan Arema FC Vs Persebaya (Foto: Liputan6.com/Zainul Arifin)
Dream - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, memastikan akan memidanakan prajuritnya bila terbukti melakukan tindakan kekerasan kepada suporter dalam kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
" Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tidak. Tetapi pidana karena memang itu sudah sangat berlebihan," kata Andika Perkasa usai rapat di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Senin 3 Oktober 2022.
Kericuhan terjadi setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Polisi menyebut 125 orang tewas dalam tragedi Sabtu 1 Oktober 2022 itu. Setelah insiden itu, beredar rekaman prajurit TNI memukul supporter dalam peristiwa kerusuhan tersebut.
Menurut Andika, aksi prajuritnya dalam video itu bukanlah tindakan mempertahankan diri. Dia mengatakan, tindakan yang dilakukan prajurit dalam video yang viral itu merupakan bentuk penyerangan kepada suporter, sehingga masuk ke tindak pidana.
" Yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri atau misalnya bukan. Itu termasuk bagi saya masuk ke tindak pidana. Karena orang lagi, mungkin juga tidak berhadapan dengan prajurit tapi diserang," jelas Andika.
Andika akan menelusuri video tersebut. Dia juga mempersilakan masyarakat yang mengirimkan video-video lain yang menunjukkan tindakan kekerasan aparat TNI saat tragedi Kanjuruhan.
" Kita satuan akan telusuri dulu. Biarkan kami tuntaskan sampai dengan besok sore. Kita janji. Kami juga sambil menunggu nih apabila ada video-video lain yang bisa dikirim ke kami," ujarnya.

" Siapa tahu ada penonton yang saat itu juga mengambil video yang bisa jadi bahan melengkapi investigasi dan proses hukum," sambung Andika.
Dream - Korban usai pertandingan Laga Arema Malang Vs Persebaya terus bertambah. Awal dikonfirmasi oleh Kapolda Jatim Nico Afinta sebanyak 127 korban jiwa melayang usai terjadi kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Kemudian jumlah korban bertambah menjadi 152 orang.
Awal kericuhan bermula dari Kekalahan skuad Singo Edan atas musuh bebuyutannya, Persebaya, di kandang mereka yang memantik emosi suporter Arema.
© Dream
Foto: bola.com
Kemudian suporter Arema masuk ke lapangan. Situasi semakin tidak kondusif dan memaksa petugas keamanan untuk bertindak.
Alhasil, kericuhan dan kepanikan terjadi, terutama di area tribune Stadion Kanjuruhan setelah gas air mata ditembakan.
Nico Afinta mengumumkan penyebab besarnya jumlah korban tewas usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Menurutnya, terjadi penumpukan massa hingga menyebabkan kekurangan oksigen. Banyak korban terjatuh hingga terinjak-injak sesama suporter yang dilanda kepanikan.

Foto: bola.com
" Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak napas, kekurangan oksigen," ujar Kapolda Jatim Nico Afinta dikutip Dream dari bola.com, Minggu 2 Oktober 2022.
Kini semua korban dibawa dan ditangani sejumlah rumah sakit dan klinik yakni RS Wava Husada Malang, RS Teja Husada Malang, RSUD Saiful Anwar Malang, Klinik Salsabila Malang, Klinik Hasta Husada, dan Klinik Mitra Delima.
" Oleh tim medis dan tim gabungan ini dilakukan upaya pertolongan yang ada di dalam stadion kemudian juga dilakukan evakuasi ke beberapa rumah sakit," ujar Nico.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya