Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Presiden Joko Widodo
Dream - Presiden Joko Widodo kembali masuk dalam daftar 500 Muslim Berpengaruh Dunia. Bahkan tetap berada di jajaran top 50.
Lembaga riset The Royal Islamic Strategic Studies Centre meluncurkan survei The Muslim 500: The World's 500 Most Influential Muslim 2021. Survei tahunan ini membuat peringkat tokoh Muslim kekinian yang memiliki pengaruh begitu luas terhadap peradaban.
Dalam survei ini, Jokowi menempati urutan ke-12 dari top 50. Jokowi naik satu peringkat dari tahun-tahun sebelumnya pada posisi ke-13.
Beberapa indikator yang digunakan antara lain karir Jokowi di bidang politik terbilang sukses. Jokowi juga dikenal sebagai politisi bersih dan dekat dengan rakyat lewat kebiasaannya melakukan blusukan.
Pertimbangan baru yang menjadi penilaian yaitu sikap Jokowi dalam bidang ekonomi. Dalam survei itu disebutkan meskipun pertumbuhan ekonomi nasional belum dapat dipastikan, investasi di bidang infrastruktur dan layanan sosial justru menguat.

Jokowi bahkan terus mendapat dukungan publik. Selain itu, banyak yang memandang Jokowi sebagai pemimpin berwibawa dan sukses dalam penyelenggaraan Asian Games 2018.
Tetapi, Jokowi dinilai lambat dalam merespon pandemi Covid-19. Ditambah keputusannya untuk memberlakukan pengetatan demi mengamankan ekonomi cukup pula terlambat.
Selain Jokowi, tokoh nasional yang masuk top 50 yaitu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj. Kiai Said menempati peringkat ke-18.
Kiai Said dipandang sebagai tokoh yang berjasa mendamaikan Islam dengan negara lewat aliran Islam moderat. Juga menjadikan NU sebaai organisasi yang merespon isu kekinian seperti perlawanan terhadap korupsi dan mendorong reformasi sosial yang mengakar kuat pada prinsip-prinsip Islam.

Di awal-awal menjabat sebagai Ketum PBNU, Kiai Said juga berkiprah di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Di saat serangan terorisme marak menyasar gereja, Kiai Said membuat pernyataan tegas mengecam diskriminasi terhadap kelompok minoritas Kristen di Indonesia.
Tak hanya itu, Kiai Said punya perhatian sangat besar terhadap pengembangan keilmuan Islam dan pendidikan. Di Mesir, Kiai Said mendirikan Said Aqil Center, pusat studi yang fokus dalam pengembangan diskursus Islam, khususnya di dunia Arab.
Tokoh nasional lain yang juga masuk top 50 yaitu Habib Lutfi bin Yahya. Rais 'Aam Jam'iyah Ahlul Thariqah Al Mu'tabarah Al Nahdliyah (Jatman) ini menduduki peringkat ke-32.

Habib Lutfi dikenal sebagai pemimpin spiritual tariqah Ba Alawi di Indonesia. Tariqat ini punya peranan penting dalam menyebarkan Islam ke kawasan Timur Jauh, meliputi Indonesia dan Malaysia.
Habib Lutfi juga mendirikan ribuan madrasah, masjid, dan zawiyah di seluruh Indonesia.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes