Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Facebook.com/ The Cave Man 2018
Dream - Pria asal Thailand ini mendadak terkenal sampai dunia internasional. Semua berawal dari unggahannya di akun Facebook The Cave Man 2018.
Lewat akun tersebut, pria bernama Chatupoom Losiri kerap mengunggah aktivitasnya selama tinggal di dalam gua. Dia juga sering memajang fotonya tanpa busana, bahkan berpose dengan para wanita bule.
Dalam satu unggahan, Chatupoom bercerita tentang bagaimana dia bisa membuat perempuan asing itu mengunjungi tempat tinggalnya di sebuah gua. Tidak sedikit dari mereka yang kembali ke tempat tinggal Chatupoom. Ia bahkan membuat kopi agar para wanita itu senang.
" Saya akan bertanya pada mereka apakah saya boleh mencium mereka. Kadang ada perempuan yang mau, namun banyak juga yang tidak," tulis Chatupoom.
Unggahannya menjadi viral dan membuat kaget banyak orang.
Seperti dilansir nextshark.com, Chatupoom pindah ke guanya di tepi pantai tiga tahun lalu. Mulai saat itu, dia sering mengajak para wanita bule menyambangi rumahnya. Beberapa bahkan sampai diajak berkencan di Pulau Full Moon Party di Koh Phangan, Thailand.
Para perempuan itu ditemui Chatupoom secara acak. Pria ini tidak pernah sekalipun menyusun rencana untuk bertemu mereka.
Seperti yang tengah viral saat Chatupoom membawa perempuan muda cantik asal Rusia. Wanita itu ia temui saat melintas di dekat toko kelontong.

" Saya mengatakan padanya, kalau saya sedang naik motor untuk pulang tetapi harus berhenti karena kecantikan Anda, saya perlu tahu apakah Anda cantik di dalam juga," ucap Chatupoom.
Tentu saja, aksi Chatupoom membuat warga resah. Polisi segera melakukan penyelidikan, namun akhirnya mengakui Chatupoom tak melanggar hukum.
Seorang polisi dari Koh Phangan, Kairik Kraisong, mengatakan penyelidikan telah dijalankan, juga pemeriksaan latar belakang Chatupoom. Hasilnya, pria tersebut diketahui awalnya berdomisili di Bangkok dan menyandang gelar sarjana dari Universitas Silpakorn.
Chatupoom menyangkal dituduh melakukan perbuatan asusila. Dia beralasan semua wanita datang ke guanya atas kemauan sendiri.
" Para perempuan yang tidur di sini, tidak ada paksaan apa pun. Tidak ada perempuan yang dipaksa melakukan apa pun, dan terkadang kami tidak berhubungan seks. Terkadang kita hanya berpelukan saja sampai pagi. Mereka semua senang dan saya juga senang," paparnya.
Dia menambahkan, semua barang di dalam gua adalah buatan tangannya sendiri. " Saya mencintai Raja dan mencintai negara saya," katanya.
(Sumber: nextshark.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya