Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
(Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap orang memiliki tingkat toleransi terhadap rasa sakit yang berbeda-beda. Ada yang kuat menahan rasa sakit, ada juga yang tidak.
Namun pria asal India satu ini mencapai level tertinggi dalam menahan rasa sakit. Pasalnya, ia mengaku tidak merasakan rasa sakit meski sebilah trisula menembus lehernya.
Adalah Bhaskar Ram, seorang pria berusia 33 yang berhasil membingungkan dokter. Dilansir dari Daily Star, Bhaskar berkelahi dengan dua pria di tempat kerjanya di Kalyani, India.
Akibat dari perkelahian itu, sebuah trisula sepanjang 45 cm menancap dan menembus bagian lehernya. Senjata tajam yang telah berusia 150 tahun itu ditancapkan oleh salah satu pria yang berkelahi dengannya.
Bhaskar kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat pada 28 November dan harus dipindahkan ke rumah sakit khusus yang berjarak 65 kilometer.
Beberapa foto yang tersebar menunjukkan trisula tersebut menonjol masuk dari satu sisi lehernya dan keluar dari sisi lainnya.
Meskipun begitu, Bhaskar terlihat sangat tenang. Ahli bedah Dr Pranabashish Banerjee melakukan operasi darurat demi melepaskan senjata itu dari leher Bhaskar.
Anehnya, sumber dari rumah sakit mengatakan bahwa Bhaskar memberi tahu dokter bahwa dia tidak merasa kesakitan.
Untungnya, trisula yang menancap itu berhasil menghindari bagian pembuluh darah atau arteri, membuat leher Bhaskar dalam keadaan yang jauh lebih baik daripada yang diperkirakan.
" Tidak ada tanda-tanda darah atau luka yang mengejutkan saya. Hanya jejak darah yang ditemukan di luar mulutnya," ucap Dr Banerjee.
Entah bagaimana, penusukan brutal itu meleset dari semua organ vital Bhaskar dan pasien telah pulih dengan sangat baik.
" Tidak ada struktur vital yang terluka karena secara ajaib kehilangan organ vital yang meliputi karotis, vena jugularis internal, trakea, esofagus, laring, tulang belakang, dan sumsum tulang belakang,” ujar dokter.
Tidak jelas bagaimana pertengkaran dimulai atau identitas orang yang bertanggung jawab atas serangan mengerikan itu.
" Pasien telah pulih dengan baik dan kami secara bertahap melepas tabung pendukung. Tabung trakeostomi telah dilepas dan selang nasogastrik akan dilepas setelah laporan MRI tiba,” sambung dokter.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam