Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Ini Menceritakan Kisah Masuk Islam Lewat Video (Sumber:Youtube/TheDeenShowTV)
Dream - Kisah Hijrahnya seseorang kerap kali menyentuh hati siapa saja yang mendengarnya. Allah mampu membolak-balikkan hati manusia sehingga condong untuk beriman kepada-Nya.
Fenomena hijrah menjadi hal yang sudah tak asing didengar. Hijrah menjadi momentum seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam Islam, jika seseorang ingin memeluk agama Islam, dia harus memulainya dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.
Berikut kisah mualaf Sanford Pass yang dilansir dari the islamic information:

Sanford Pass adalah seorang pria Yahudi yang masuk Islam. Sanford berbagi kisah hijrahnya dalam sebuah tayangan " The Deen Show" .
Ketika Sanford ditanya tentang apa yang mengilhami dia untuk pindah agama, dia mengatakan berbagi bahwa dia tidak memiliki pengetahuan tentang Islam.
Sanford bahkan tidak pernah berhubungan dengan orang Muslim.
Kisah masuk Islamnya Sanford berbeda dari kebanyakan orang. Ia memutuskan untuk masuk Islam setelah bermimpi.
Pada suatu malam dia melihat mimpi terkait Islam yang mengubah hidupnya sepenuhnya. Sanford melihat seorang pria dan dia tidak dapat melihat wajahnya. Tapi, dia yakin orang itu sedang menatapnya sambil tersenyum.
Setelah malam itu, ia sempat menceritakan kejadian itu dengan seorang imam masjid. Imam pun memahami mimpinya dan menyimpulkan bahwa pria tersebut adalah Nabi Muhammad SAW yang mengunjunginya dalam mimpi.
Nabi Muhammad SAW digambarkan oleh Sanford mengenakan selendang berwarna emas dengan sorban emas, Sanford yang berusia 71 tahun menjelaskan baju pria tersebut bersih dan berwarna putih.
Ada sebuah cahaya yang sangat cerah di sekitar-Nya sehingga Stanford tidak dapat melihat wajah-Nya.
Setelah melihat Nabi, kemudian ia merasakan kedamaian di dalam dirinya. Sanford merasa lebih bahagia setelah bermimpi indah.Dia juga menyebutkan bahwa dia tidak dapat menjelaskan mimpinya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya