Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Belatung Hidup Di Mata (nejm.org Via Dailystar.com)
Dream - Peristiwa mengerikan dialami oleh pria 53 tahun asal Prancis. Mata pria yang tidak disebutkan identitasnya tersebut menjadi tempat hidup bagi belatung kecil.
Kisah itu bermula saat pria itu bekerja di dekat peternakan domba. Tiba-tiba dia merasakan sesuatu terbang ke matanya. Setelah itu, dia datang ke dokter dengan mengeluhkan rasa gatal pada mata kanannya.
Mata kanan pria itu juga berwarna merah. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mendapat temuan yang mengejutkan. Dokter melihat larva lalat bot domba merayap di permukaan mata pria tersebut.
Biasanya, larva lalat bot hidup di lubang hidung domba dan kambing. Mereka kemudian jatuh ke tanah saat sudah matang dan menjadi kepompong, sebelum akhirnya berubah menjadi parasit.
Terkadang, lalat bot terbang ke mata manusia, hingga menyebabkan penyakit yang disebut ophthalmomyiasis. Alat seperti belalai yang tebal pada larva lalat bot dapat menyebabkan iritasi dan lecet pada membran luar mata.
Sehingga, mata menjadi kemerahan, gatal, bengkak, berair, dan seolah ada yang mengganjal. Larva ini dapat menggali jalan menuju ke dalam bola mata sehingga bisa merusak penglihatan.
Beruntung bagi pria itu karena hanya menderita ophthalmomyiasis eksternal. Itu artinya, larva tidak masuk ke dalam bola matanya.
Dokter pun berhasil mengambil selusin belatung kecil dari permukaan mata pria itu. Karena masih merasa khawatir, dokter meresepkan perawatan antibiotik topikal untuk berjaga-jaga bila masih ada larva yang belum terangkat.
Menurut dokter, pria itu memiliki penglihatan 20/20 di kedua matanya. Namun mata kanannya merah dan iritasi. Sepuluh hari setelah perawatan itu, penglihatan pria tersebut kembali normal.
Sumber: Dailystar.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam