Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pria Terekam Kamera Menendang Sesajen Di Lereng Semeru (Instagram @memomedsos)
Dream - Sebuah video tengah viral menunjukkan seorang pria membuang sesajen. Pria itu sampai menendang sesajen hingga masuk ke jurang jalur aliran lahar dingin.
Video aksi pria itu diunggah sejumlah akun Instagram, salah satunya. @memomedsos. Disebutkan, pria itu bertingkah di lokasi bencana awan panas guguran Gunung Semeru.
Polda Jawa Timur bergerak cepat melakukan pencarian pelaku. Dari informasi yang didapat, pelaku merupakan salah satu tenaga sukarelawan.
" Menurut informasi yang beredar, diduga pelaku dari salah satu sukarelawan yang ada di sana (Gunung Semeru)," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Gatot Repli Handoko, dikutip dari JPNN.
Tak hanya melacak keberadaan pelaku, polisi juga mempelajari akun medsos yang mengunggah video itu pertama kali. Sedangkan terkait status pelaku apakah relawan pendatang atau bukan, Gatot belum dapat memastikan.
" Itu bukan sukarelawan pendatang, kami belum tahu. Nanti kalau sudah ditemukan, baru tahu apakah dia warga situ atau bukan," ucap Gatot.
Selanjutnya, Gatot mengimbau masyarakat Kabupaten Lumajang khususnya di lereng Semeru tidak terprovokasi. Dia meminta kedamaian antar-masyarakat yang selama ini sudah terjadi dapat dijaga.
" Jangan sampai dirusak dengan adanya video-video yang mengandung SARA, kita harus hormati kearifan lokal daerah situ," kata dia.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengaku sangat kecewa dengan adanya video tersebut. Dia menegaskan seharusnya jika orang luar menuju Semeru didasarkan semangat kemanusiaan, bukan kepentingan lain terutama berpotensi menimbulkan konflik.
" Tentu saya kecewa dan itu melanggar nilai kami yang hidup berdampingan dengan seluruh agama dan suku di Kabupaten Lumajang," ucap dia.
Thoriq menyatakan aksi pria tersebut tidak elok. Dia juga menilai perbuatan tersebut justru menghilangkan identitas agama.
" Dokumen video yang menghilangkan identitas agama, salah satunya sebagai sarana ibadah dengan cara seperti itu tidak bagus," ucap dia.
Dia pun meminta pria tersebut segera ditemukan. Thoriq tidak mau kehidupan damai yang sudah ada di lereng Semeru tidak terganggu.
" Saya minta segera untuk dicari dan segera melakukan klarifikasi supaya tidak mengganggu kami yang ada di Kabupaten Lumajang," kata dia.
Thoriq juga mengungkapkan aksi pria itu telah membuat resah warga Lumajang dan sangat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Dia kembali menegaskan warga telah bersusah payah menjaga kedamaian dalam keberagaman
Lebih lanjut, dia juga bakal mengumpulkan seluruh relawan Semeru. Thoriq ingin meminta kembali komitmen para relawan dalam penanganan bencana.
" Kami berencana untuk mengumpulkan sukarelawan lagi untuk menyatukan niat kemanusiaan," ucap dia.
View this post on Instagram
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya