Petugas RSUD Dr. Soekardjo Menunjukkan Foto Rontgen Perut Wawan (Foto: Wartapriangan)
Dream - Wawan, warga Tasikmalaya, Jawa Barat, yang terdapat paku dalam perutnya dan menggemparkan warga masyarakat meninggal dunia pada Kamis, 8 November 2017.
Warga Kampung Bebedahan, Kecamatan Tawang, Tasikmalaya itu meninggal dunia di ICU RSUD Dr Soekardjo.
Laporan WartaPriangan menyebut, Wawan meninggal setelah dirawat intensif usai operasi pengangkatan paku di perutnya. Operasi pengangkatan 48 paku di perut Wawan berhasil dilakukan Tim Dokter RSUD Dr. Soekardjo.
Kabar meninggalnya Wawan membuat keluarga terkejut. Sebab, usai dioperasi, kondisi Wawan membaik. Tetapi, pukul 03.00 WIB dini hari keluarga mendapat kabar Wawan telah meninggal dunia.
“ Awalnya kakak saya sempat membaik keadaannya,” kata Nani, adik Wawan. Sesaat sebelum meninggal, Wawan sempat bertanya kabar dan kondisi anak bungsunya.
" Setelah ia menanyakan anaknya langsung meninggal. Kami sudah ikhlas, ini jalan dari Allah," ujar dia. Apa yang menyebabkan paku-paku itu bersarang di perut Wawan? Selengkapnya di sini. (ism)
© Dream
Dream - Kejadian penuh misteri kerap dijumpai di kehidupan masyarakat Indonesia. Baru-baru ini kejadian misterius kembali menimpa lelaki asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat bernama Wawan, 42 tahun.
Wawan mengatakan kepada Warta Priyangan awalnya merasakan sakit luar biasa di bagian perut. Saat menjalani rontgen di RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, didapati benda menyerupai paku.
Saripudin, 34 tahun, adik kandung Wawan, mengatakan paku yang ditemukan tak hanya satu tapi berjumlah banyak.
" Kemarin kan di rontgen, dari hasil rontgen kemudian terlihat ada benda mirip paku di bagian perut kakak saya. Dan jumlahnya bukan satu, tapi banyak," ungkap Saripudin.
Kejadian misterius ini membuat keluarga kaget. Bahkan, menjadi pembicaraan seisi rumah sakit.
" Saya dan keluarga tidak mengerti, kenapa ada banyak benda mirip paku di dalam perut kakak saya," ucap Saripudin.
Rencananya, Wawan akan menjalani operasi beberapa hari ke depan.
© Dream
Dream - Sebanyak 200 paku ditemukan bersarang di dalam perut bocah berusia 15 tahun asal Ji'an, Provinsi Jiangxi, China. Logam-logam tersebut diduga dimakan bocah yang tak disebutkan namanya itu dalam rentang waktu sebulan.
Keberadaan paku-paku ini diketahui setelah bocah lelaki itu mengeluh sakit perut. Keluhan itu disampaikan kepada orangtuanya pada 6 Juni 2016. Mendapat keluhan itu, semula orangtuanya menganggap anaknya itu hanya sakit perut biasa.
Namun, karena tak ingin terjadi apa-apa, bocah tersebut dibawa ke rumah sakit. Doktermemeriksanya. Untuk memastikan penyakit apa yang diderita, bocah itu menjalani CT scan.
Dan betapa terkejutnya para dokter yang menangani bocah ini. Sebab, mereka melihat benda aneh di dalam perut bocah ini. Hasil CT scan menunjukkan tumpukan paku bersarang di lambung.
Operasi pun segera dilakukan. Sebanyak 200 paku berhasil dikeluarkan. Tak hanya paku, ditemukan pula tusuk gigi, batu, dan koin. Semua benda itu beratnya hampir 7 kilogram.
Setelah operasi itu sang bocah mengaku telah memakan benda-benda itu selama sebulan belakangan. Kepada wartawan, orangtua bocah ini mengaku tak tahu kenapa anaknya melakukan perbuatan tak lazim ini.
Menurut para dokter, bocah ini mengalami Pika, kelainan di mana seseorang cenderung memakan benda-benda asing seperti batu, besi, dan kaca. Kasus seperti ini bukanlah kasus pertama di dunia. (Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi