Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Profil Pele, Dari Penyemir Sepatu Hingga Menangkan 3 Trofi Piala Dunia (Shutterstock)
Dream - Legenda sepak bola Brasil, Pele, meninggal dunia di usia 82 tahun di Sao Paulo pada Jumat, 30 Desember 2022, dini hari. Kabar meninggalnya Pele dikonfirmasi oleh manajer bisnisnya, Joe Fraga.
Pele sempat dirawat di rumah sakit di Sao Paulo, Brasil, sejak November 2022 karena mengidap sejumlah penyakit.
Mendiang Pele meninggalkan banyak warisan hebat di dunia sepak bola. Banyak rekor yang diciptakan legenda yang memiliki nama lengkap Edson Arantes do Nascimento itu. Bahkan hingga kini rekor tersebut sulit dipecahkan.
Salah satu rekor hebat yang dipegang Pele hingga meninggal adalah jumlah trofi Piala Dunia. Pele hingga kini masih menjadi pemain dengan gelar Piala Dunia terbanyak.
Dilansir dari cbc, Pele tampil di empat Piala Dunia: 1958, 1962, 1966 dan 1970 dan menjadi juara di Piala Dunia 1958, 1962, dan 1970.
Hanya di Piala Dunia 1966 di Inggris Pele gagal menjadi juara setelah Brasil gagal lolos fase grup.
Rekor tiga gelar Piala Dunia milik Pele sangat sulit dipatahkan dan masih bertahan hingga saat ini. Pele mendapatkan gelar Piala Dunia pertamanya di Swedia pada 1958.
Ketika itu dia masih 17 tahun, namun sudah mampu menggemparkan dunia sepak bola. Pele mencetak enam gol, termasuk dua di final saat mengalahkan Swedia.
Di Piala Dunia 1962, Pele lebih banyak absen karena cedera usai pertandingan ke dua. Sementara di Piala Dunia 1970 di Meksiko, Pele mampu mencetak empat gol dan membawa Brasil juara untuk kali ke tiga dengan mengalahkan Italia 4-1 di final.
Pele diberkati dengan perpaduan antara atletis, keterampilan, dan visi taktis tertinggi. Dikutip dari liputan6.com, Pele bisa berlari 100m dalam 11 detik, menembak dengan salah satu kaki dan melewati bek tertinggi.
Asal usul Pele, nama panggilan yang ia ambil saat masih kecil, merupakan misteri. Tetapi kesederhanaannya mudah diucapkan dalam bahasa apa pun.
Ayah Pele, Dondinho, adalah seorang pesepak bola berbakat yang berharap bisa membawa keluarganya ke Bauru, sebuah kota kereta api di negara bagian São Paulo.
Namun, cedera lutut mengakhiri karier olahraganya dan keluarganya jadi jatuh miskin. Sejak usia tujuh tahun, Pele bekerja paruh waktu sebagai penyemir sepatu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya