Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Pondok Pesantren Subulus Salam, di Desa Melis, Gandusari, Trenggalek, Senin kemarin.
Puti disambut KH M. Ali Ridho, pengasuh ponpes. Selain itu, 200 ulama di Trenggalek turut berkumpul. Yang istimewa, ulama sepuh KH Zainuddin Djazuli dari Ploso, Kediri, turut hadir.
"Saya mendukung penuh Mbak Puti. Gaya pidato Bung Karno yang tidak ada lawannya, seperti dititiskan ke Mbak Puti," kata KH Zainuddin Djazuli.
Puti Guntur Soekarno didampingi Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Bupati Ngawi Budi Kanang Sulistiyo.
Selain para ulama, hadir juga ratusan ibu-ibu pengajian, santriwati, dari Fatayat dan Muslimat, Banser dan Ansor.

"Kami bersyukur, Mbak Puti di Trenggalek, yang dituju pondok pesantren," kata Nur Arifin.
Dia menceritakan, Ponpes Subulus Salam didirikan 1942, jaman Jepang. Dahulu pendiri pondok juga ikut berjuang di masa kemerdekaan. "Ini menunjukkan bahwa pondok pesantren didirikan ulama yang nasionalis," ujar Cak Ipin, panggilan akrabnya.
Ia memperkenalkan Puti Guntur Soekarno sebagai cucu Bung Karno. "Kakek Mbak Puti ini yang memproklamasikan kemerdekaan negara ini," katanya.
Arifin yang berpidato dengan gaya jenaka, dengan tegas akan turut bekerja keras memenangkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.
"Pada diri Mbak Puti mewarisi darah Bung Karno. Kami berharap untuk membumikan ajaran Bung Karno," kata Nur Arifin.
Giliran Puti Guntur Soekarno naik panggung, ia menyebut Wabup Trenggalek itu mirip dengan Kusno. "Itu nama Bung Karno saat muda. Mas Ipin mirip," kata Puti.
Ia menyinggung tugasnya saat ini, yakni menjadi calon wakil gubernur. "Saya tidak berjalan sendiri. Di samping saya, ada para kiai, bu nyai, warga Trenggalek. Maka, tugas ini, insya Allah bisa dilaksanakan," kata Puti Guntur.
Di akhir acara, KH Zainuddin Djazuli memimpin doa untuk kemenangan dan keselamatan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.
"Kita kirim Alfatihah untuk almarhumah Ibu Fatmawati, yang hari ini haul ke-95," kata Kiai Zainuddin.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti