Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sharik Tovar, Putri Tidur Di Dunia Nyata. (Foto: Cuplikan Video YouTube)
Dream - Gadis asal Kolombia, Sharik Tovar, menderita penyakit aneh dan langka yang disebut dengan Sindrom Kleine-Levin atau Putri Tidur.
Remaja 17 tahun dari Acacías itu menderita sindrom tersebut sejak berusia dua tahun. Penderita kondisi ini akan mengalami tidur panjang atau hipersomnia seperti dalam cerita dongeng Putri Tidur.
Sindrom Putri Tidur adalah kondisi yang sangat langka, hanya 40 kasus yang telah dilaporkan di seluruh dunia. Sindrom ini ditandai dengan tidur yang berkepanjangan.
Penderitanya biasanya mengalami perubahan kognitif dan perilaku setiap kali bangun dari tidur yang panjang.
Ibunda Sharik, Marleny Tovar, mengatakan, setelah tidur selama 48 jam pada bulan Juni tahun lalu, putrinya kehilangan ingatan sementara.
" Dia bertanya kepada saya tentang siapa dirinya," kata Marleny kepada harian Caracol News.
Menurut Marleny, rekor tidur paling lama yang pernah dibuat Sharik akibat penyakit ini adalah selama dua bulan.
Tahun ini, selama bulan Januari dan Februari, tidur panjang Sharik berlangsung selama 22 hari.
Selama Sharik tidur, ibunya harus memberinya makan dengan tangan setiap beberapa jam.
Marleny belum memasang tabung kateter, karena Sharik masih bisa diberi makan dengan tangan.
Tetapi Marleny harus mencairkan semua makanan yang dimasaknya terlebih dahulu.
Marleny terpaksa berhenti kerja untuk menjaga Sharik. Karena itulah Marleny sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah Kolombia untuk bertahan hidup.
Sayangnya, jeritan Marleny untuk minta bantuan sejauh ini tak mendapat tanggapan dari pemerintah.
Ketika kasus Sharik pertama kali menjadi berita utama nasional pada tahun 2017, walikota Acacías berjanji menyediakan rumah sehingga mereka tidak perlu kontrak lagi.
Namun, janji tersebut sampai saat ini belum terealisasi. Pemerintah setempat tidak melakukan apa-apa selain memberikan alasan.
" Kami sedang memecahkan masalah terkait dengan konstruksi dan tangki bawah tanah yang kami butuhkan untuk dapat menyimpan air," kata Walikota Orlando Gutierrez kepada wartawan.
Marleny juga meminta agar pengiriman suplemen nutrisi yang Sharik butuhkan untuk bertahan hidup selama hipersomnia juga dipercepat.
" Itu yang paling dia butuhkan karena dia tidak makan seperti yang kita makan," kata Marleny.
Dia juga berharap Sharik mendapat perawatan neurologi untuk mengurangi kehilangan memori yang dialami putrinya itu.
Sayangnya, sindrom Kleine-Levin ini masih belum diketahui penyebabnya. Akibatnya, pengobatan sindrom Sleeping Beauty ini juga belum ditemukan.
Namun, para ahli menduga penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus.
Sumber: OddityCentral.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya