Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gunung Soputan (BNPB)
Dream - Pusat Vurkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, dari Waspada menjadi Siaga. Ini menyusul meletusnya gunung api tersebut pagi tadi sekitar pukul 08.47 WIB.
" Gunung Soputan tadi pagi kami naikkan dari sebelumnya level II atau Waspada menjadi level III (Siaga) karena terjadinya peningkatan vulkaniknya. Memang sudah cukup lama ada peningkatan dan mungkin sekarang tinggi," ujar Ketua PVMBG, Kasbani, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 3 Oktober 2018.
PVMBG menyarankan masyarakat tidak beraktivitas pada radius 4 kilometer dari kawah. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mendekati area barat daya dari gunung sejauh 6,5 kilometer untuk menghindari guguran lava dan awan panas.
" Tidak ada pengungsian karena memang daerah yang berada di dalam 4 kilometer dan sektoral 6,5 kilometer itu tidak ada penghuninya," kata Kasbani.
Kasbani juga menegaskan diterapkan larangan pendakian di gunung Soputan saat ini. " Karena potensi letusan bisa terjadi setiap saat," ucap dia.
Lebih lanjut, Kasbani meminta masyarakat menggunakan masker. Ini agar terhindar dari bahaya gangguan saluran pernapasan akibat debu vulkanik.
" Masyarakat yang terdampak abu harus menyiapkan masker, tapi tidak perlu mengungsi," terang Kasbani.
(Sah,Sumber: Liputan6.com/Huyogo Simbolon)
Dream - Setelah bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, disusul letusan Anak Krakatau pada 2 Oktober 2018, kali ini juga terjadi erupsi gunung berapi.
Gunung Soputan di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara meletus pagi tadi 3 Oktober 2018 sekitar pukul 08.47 WITA.
" Tinggi kolom abu vulkanik mencapai 4.000 meter mengarah ke barat laut," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan tertulisnya, Rabu 3 Oktober 2018. .
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM mencatat, amplitudo maksimum 39 mm dan durasi sekitar 6 menit.
" Belum ada perlu pengungsian," tambah Sutopo. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya